in

Pemkot Pekalongan Siap Dukung Pengembangan Kampung Edukasi Seroja Klego

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid beserta rombongan melihat kolam ikan di Kampung Edukasi Seroja Klego. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN –  Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid meminta agar warga Kelurahan Klego, menginventarisasi kebutuhan untuk mengembangkan Kampung Edukasi Seroja Klego.

Menurut Wali Kota, dengan kolaborasi warga dan Pemkot, Kampung Edukasi Seroja Klego dapat dikembangkan menjadi tempat edukasi.

Dukungan pengembangan Kampung Edukasi Seroja Klego itu, disampaikan Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid saat meresmikan Kampung Edukasi Seroja Klego, yang ditandai dengan penyerahan alat kebersihan kepada perwakilan warga, Jumat (3/2/2023).

Dalam kegiatan itu, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pekalongan, juga menggelar gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) di lokasi itu.

Hadir pula dalam acara itu, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya, dan Wakil Wali Kota Pekalongan, H  Salahudin, dan Pj Sekda Anita Heru Kusumorini, secara simbolis meresmikan Kampung Edukasi Seroja Klego, yang ditandai dengan penyerahan alat kebersihan kepada perwakilan warga.

Lebih lanjut Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menjelaskan bahwa kampung edukasi seroja, pada 2019 lalu sudah terbentuk, dan warga masyarakat masih semangat membangun beberapa fasilitas, seperti kolam ikan dan tempat outbond untuk anak Paud/TK.

“Saya rasa pada waktu itu potensinya sangat besar, tetapi dalam perkembanganya sampai saat ini ternyata ada blok yang masih banjir, ini tandanya selokan kurang lancar,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Oleh karena itu, Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid meminta warga agar mencatat apa saja permasalahan di lingkungan tempat tinggalnya.

Adapun Pemkot Pekalongan, akan mengupayakan untuk memfasilitasi kebutuhan apa yang kurang.

Dengan sinergitas semua pihak, dia berharap bisa kembali fokus menggiatkan Kampung edukasi Seroja ini, seiring melandainya Covid-19.

“Karena anggaran sudah tidak ada refocussing lagi supaya kampung ini bisa menjadi tempat edukasi masyarakat dan tidak menutup kemungkinan apabila kampung ini sudah bagus jika ada tamu dari luar daerah juga bisa diajak ke sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, MSahlan menambahkan bahwa, gerakan BISA ini dimaksudkan untuk menggalakan kembali kerja bakti masyarakat di kampung Seroja Klego, mengingat pada tahun 2023 ini, sudah ada 7 PAUD atau TK yang berkunjung di sini.

“Memang kita lihat selama pandemi ini adanya kerusakan dan perlu perbaikan. Maka dari itu Pokdarwis dan masyarakat perlu menginventarisasi apa saja yang perlu diprioritaskan untuk diajukan ke Pemkot. Dengan kerja sama kolaborasi pokdarwis, masyarakat dan Pemkot, Kampung Seroja Klego siap dikembangkan tahun ini,” kata dia. (HS-08)

Sikapi Hoaks Penculikan, Pemkab Batang Imbau Orang Tua Mengantar dan Menjemput Anak Sekolah

Hindari Cekcok dan Caplok Tanah, Pemkab Purbalingga Dukung Gemapatas