in

Baznas Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir di Kendal

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, saat menyalurkan bantuan dari Baznas kepada warga yang terdampak banjir, Minggu (1/1/2023).

HALO KENDAL – Dalam penanganan Banjir di berbagai wilayah di Kendal, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal sangat berperan aktif membantu warga yang terdampak.

Salah satunya dengan mendirikan dapur umum, menyuplai bahan makanan dan membagikan paket sembako kepada warga.

Ketua Baznas Kendal, Syamsul Huda mengatakan, pihaknya juga ikut berkontribusi saat bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kendal.

Dimulai dengan membuka dapur umum di sejumlah titik, di antaranya di Gedung PKK Kendal, di Desa Kebonadem, Kantor Kecamatan Brangsong, Kaliwungu, Dusun Panggangayom Desa Wonorejo dan Dusun Krayapan Desa Purwokerto.

“Kemudian di Kecamatan Patebon ada lima desa, Cepiring satu desa, Bandengan, Karangsari dan Banyutowo Kecamatan Kendal,” beber Syamsul, di sela-sela acara Hari Amal Bakti Kemenag ke-77 di Stadion Utama Kendal, Selasa (3/1/2023).

Dijelaskan, untuk bantuan bahan, pihaknya menyalurkan masing-masing titik sebanyak satu kuintal beras, telur dua krat dan mi instan untuk dimasak.

Selain itu juga disalurkan paket sembako kepada beberapa warga yang masih bertahan di rumahnya, meski banjir menggenangi.

“Pokoknya Baznas hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Seperti membangun dapur umum dan membagikan sembako,” tandasnya.

Ditambahkan, untuk hari ini beberapa dapur umum di Kenndal sudah mulai dibongkar, mengingat beberapa wilayah sudah tidak terdampak banjir.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengantisipasi banjir yang terjadi di Kendal.

“Beberapa hari lalu saya bertemu Pak Gubernur, saya sampaikan untuk mengantisipasi banjir kita sudah siap. Namun kita juga butuh campur tangan pihak provinsi melalui Dinas Pusdataru untuk normalisasi sungai yang berada di bawah naungannya. Sehingga banjir di Kendal bisa diminimalisir,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanggulangan banjir dan penanganan kepada warga yang terdampak banjir.

Meski sudah surut, banjir masih terpantau di beberapa titik di Kecamatan Kendal. Menurut data BPBD Kendal, genangan masih terjadi di Kelurahan Bandengan setinggi 10 sentimeter, Kelurahan Karangsari setinggi 5 sentimeter dan Kelurahan Langenharjo setinggi 20-50 sentimeter.

Sedangkan di Kecamatan Kaliwungu yaitu di Desa Sarirejo, dengan genangan di jalan setinggi 10 sentimeter dan di Desa Wonorejo setinggi 5-15 sentimeter. (HS-06).

Jateng Jadi Provinsi Pertama Yang Punya Pusat Data Center di Indonesia

Turun ke Lokasi Banjir, Menteri PUPR Jelaskan Penanganan Banjir di Semarang