HALO KENDAL – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal akan dirubah menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) pada 2023 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo, Rabu (14/12/2022) kepada halosemarang.id. Menurutnya, saat ini sedang dalam proses pembebasan tanah seluas tiga hektare untuk dijadikan tempat labuh.
“Nantinya dari Provinsi Jawa Tengah yang akan membangun PPP-nya. Sehingga kapal yang berada di sungai, akan dipindah ke tempat labuh. Supaya tidak menghambat aliran sungai,” terangnya.
Hudi menambahkan, selain pembangunan PPP di Bandengan, akan juga dibangung dua TPI di Kendal. Yaitu di Mbirusari, Kelurahan Kalibuntu Wetan, Kecamatan Kendal dan di Jomblom Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring.
Disisi lain, sebelumnya Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, Pemkab Kendal sedang mengupayakan untuk pengalihan bahan bakar bagi para nelayan di Kendal.
Saat menghadiri acara pemberian bantuan sosial dampak inflasi kepada nelayan, di Kantor DKP Kendal, Selasa kemarin (13/12/2022), dirinya menjelaskan, dari yang semula, para nelayan mengandalkan BBM solar, akan dirubah atau dimodifikasi mesinnya. Supaya bisa menggunakan bahan bakar gas.
“Dengan menggunakan bahan bakar gas, biayanya lebih murah dari BBM. Selain itu bisa membuat usia mesin lebih lama, perawatan lebih murah dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Dico.
Hal ini menurut Bupati, sebagai pilot project penerapan bahan bakar gas untuk masyarakat dan para nelayan di Kendal.
“Kami sudah bertemu dengan Direktur Utama PGN (Perusahaan Gas Negara) dan sudah sepakat, untuk menyalurkan gas kepada masyarakat. Kemudian juga akan dibangun satu SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas) sebagai pilot project untuk keperluan nelayan,” ungkapnya.
Setelah nanti dibangun pilot project SPBG, lanjut Dico, akan dilakukan monitoring dan evaluasi, apa saja kekurangan dan kendala yang dihadapi.
“Sehingga, jika tidak ada kendala, kita akan biayai, kita anggarkan dari Pemerintah Kabupaten Kendal atau kita minta bantuan dari pemerintah pusat, untuk melakukan modifikasi mesin kapal, supaya bisa menggunakan gas,” imbuhnya
Bupati berharap, pilot project ini berhasil dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat dan nelayan. Karena dengan bahan bakar gas akan lebih murah dibandingkan dengan BBM solar bersubsidi.
“Selain itu kuota yang disediakan mencukupi masyarakat, Insya-Allah bisa memenuhi kebutuhan para nelayan di Kabupaten Kendal,” pungkas Dico. (HS-06)