HALOSEMARANG – Ajang adu balap supermoto yang diikuti sebanyak 76 rider resmi selesai yang digelar di Sirkuit Mijen, Semarang pada Jumat- Sabtu (2-3/11/2022). Yang mana kota Semarang menjadi lokasi terakhir atau seri ketiga pada gelaran Trial Game Asphalt (TGA) 2022.
Puluhan pebalap menyuguhkan performane terbaiknya sehingga membuat suasana persaingan makin panas dan ketat. Seperti pada Race Day, Sabtu (3/12/2022) di tiga kelas utama, yaitu FFA 250, Trail 175 Junior, dan Trail 175 Open. Para rider saling adu strategi demi meraih gelar juara menaklukkan sirkuit dengan panjang 1,6 kilometer dengan total 12 tikungan tersebut. Ajang balapan itu, nampak disambut antusias dari penonton yang memenuhi tribun Sirkuit.
Dari hasil balapan itu, pebalap debutan, Alfi Husni berhasil mengasapi para seniornya dan menyapu bersih gelar juara di kelas Trail 175 Open. Sejak gelaran seri pertama di Purwokerto dan seri kedua di Boyolali, Alfi berhasil keluar sebagai juara berturut-turut.
Rider asal Kota Kembang, Bandung ini berhasil meraih poin penuh dan mengamankan podium teratas Juara Umum pada kelas Trail 175 Open ajang Trial Game Asphalt 2022. Dan pada seri ketiga TGA 2022, Alfi sempat takluk di belakang Farudila Adam dalam race Moto 1. Namun Alfi berhasil bangkit pada race Moto 2 menyalip para rider lainnya dan menorehkan poin 47 dengan catatan waktu tercepat 52,349 detik.
Meski di lintasan Mijen yang sempat diguyur hujan, tidak menghalangi pria bernomor start 143 untuk membawa pulang gelar Juara Umum Trail 175 Open dengan total poin keseluruhan 144.
“Saat race pertama, perasaan saya sempat down karena melihat hasil kualifikasi hari pertama, tapi seluruh tim membantu dan meyakinkan saya sehingga kembali percaya diri. Semoga di seri tahun depan, saya bisa ikut di kelas lainnya dan meraih gelar juara yang lebih banyak lagi,” terang Husni, usai balapan.
Selain di kelas Trail 175 Open, Alfi Husni juga berhasil menyabet gelar juara seri ketiga untuk kelas FFA 450 dan FFA 250 Open, yang mengungguli trio pebalap 76 rider Supermoto Squad, Tommy Salim, Gerry Salim, dan Yaasiin Somma. Kemenangan ini sejalan dengan visi dan misi yang ingin dicapai oleh 76 rider untuk menyediakan wadah bagi para pecinta extreme sport di Indonesia mengembangkan kemampuan dan melahirkan rider berkualitas.
“76 rider bangga TGA 2022 bisa melahirkan nama baru. Ini adalah kali pertama Alfi mengikuti TGA dan langsung berhasil menyapu bersih gelar juara di kelas Trail 175 Open sejak gelaran pertama. Kami berharap persaingan yang tersaji di seluruh kelas TGA 2022 mampu menambahkan skema kompetitif balapan supermoto di Indonesia dan melahirkan rider berkualitas lainnya,” ujar Agnes Wuisan selaku perwakilan 76 Rider.
Sedangkan di kelas FFA 250, unggul sejak race Moto 1, Tommy Salim berhasil meraih juara TGA 2022 seri ketiga Semarang dengan raihan 47 poin dan catatan waktu tercepat 50,012 detik. Setelah di dua seri sebelumnya, Tommy Salim harus takluk di belakang Farudila Adam.
Namun untuk gelar Juara Umum FFA 250 Trial Game Asphalt 2022 disabet oleh Farudila Adam. Dengan raihan poin ini membuat pria berjuluk bad boy tersebut mempertahankan gelarnya, setelah di TGA 2019 lalu, Faudila juga berhasil membawa pulang gelar Juara Umum FFA 250 dengan total poin keseluruhan 142.
“Mempertahankan juara umum di kelas FFA 250 bukanlah hal yang mudah untuk saya. Saya dan tim berusaha untuk bermain dengan fokus, tenang dan aman, jadi bisa lebih maju dan kembali membawa pulang gelar juara umum di kelas FFA 250,” ujar Farudila.
Di kelas utama lainnya, Andrias Lukito berhasil memperoleh poin penuh 120 dari tiga seri TGA 2022. Pada seri ketiga di Semarang, Andrias juga tampil gemilang mengungguli para rivalnya Rizky KN dan Osama Ramadhan.
Sementara itu, pada hari pertama, Jumat (2/12/2022) sesi Free Practice dan Kualifikasi juga berlangsung panas dan sengit. Persaingan para pebalap top Indonesia ini ketat tersaji seperti di kelas FFA 250. Trio rider langsung gaspol demi berada di pole position terdepan. Tommy Salim dari 76Rider berhasil mencatatkan waktu tercepat 51,785 detik. Menyusul di belakangnya adalah Lewish Cornish yang meraih 51,871 detik. Sementara Farudila Adam harus puas dengan raihan waktu 51,974 detik.
Lalu, di kelas Trail 175 Open, Andrias Lukito berhasil unggul dengan catatan waktu tercepat 53,431 detik. Membuntuti di belakangnya ada Farudila Adam yang mencoba menyalip Andrias dengan catatan waktu 53,599 detik. Sedangkan Raden Aludona memperoleh catatan waktu 54,230 detik dan mengungguli Tommy Salim yang terpaksa harus puas dengan catatan waktu 54,240 detik.
Kemudian di kelas Trail 175 Junior, Andrias Lukito juga berhasil unggul dari dua rivalnya dengan catatan waktu 53,172 detik. Diikuti oleh Reyhan Lapendoz dengan catatan waktu 54,821 detik dan Banaya Farrel yang meraih waktu 55,496 detik.(HS)