in

Polsek Sragen Gelar Gropyokan, Ratusan Tikus di Dukuh Cumpleng Dibunuh

Kegiatan gropyokan tikus di persawahan Rondo Kuning, Dukuh Cumpleng, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SRAGEN – Pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan, dilakukan para petani di area persawahan Rondo Kuning, Dukuh Cumpleng, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Menariknya, dalam kegiatan yang dibiayai dengan dana desa itu, penyelenggara menyediakan hadiah Rp 2.000 per tikus yang ditangkap.

Kapolsek Sragen Kota, AKP Siswanto mengatakan pihaknya memprakarsai gropyokan tikus ini, untuk membantu petani mengatasi masalah hama tersebut.

Selain melibatkan para petani, kegiatan ini juga melibatkan kelompok tani Tani Rukun Makmur dan Kelompok Tani Sumber Rejeki, PPl Kecamatan Sragen Kota, serta Muspika Kecamatan Sragen kota.

Tercatat sekurang-kurangnya 50 orang terlibat dalam kegiatan untuk menjaga ketahanan pangan tersebut.

Adapun hasilnya, menurut AKP Siswanto cukup lumayan. Dalam kegiatan itu, ratusan tikus berhasil ditangkap dan dibunuh.

Dengan cara gropyokan, menurut dia, petani tak perlu lagi menggunakan jebakan tikus yang menggunakan arus listrik.

Bahkan mestinya, jebakan tikus semacam itu tak boleh lagi digunakan, karena membahayakan petani. Apalagi sudah di Sragen juga sudah banyak warga menjadi korban, lantaran terkena setrum saat berada di sawah.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama dalam keterangannya mendukung groyokan hama tikus secara tradisional, yang diselenggarakan Polsek Sragen Kota, bekerja sama dengan kelompok tani Desa Tangkil dan perangkat Desa.

“Pembasmian hama tikus secara tradisional ini sangat kami dukung untuk meminimalisasi penggunaan jebakan tikus berlistrik, yang sudah banyak memakan korban,“ kata AKBP Piter, Sabtu (03/12/2022).

Dia menyebutkan, di Sragen, korban jebakan tikus berlistrik sudah mencapai puluhan orang.

“Untuk itulah para petani perlu kembali menggunakan cara tradisional, hasilnya pun cukup maksimal bila dilakukan secara serentak,“ tambahnya. (HS-08)

Ganjar Cerita Obrolannya Bareng Jokowi Soal Pendidikan Indonesia

Dihadiri Jokowi, Dua Orang Nekat Copet Handphone dan Uang 8 Juta Milik Guru yang Rayakan HUT PGRI di Semarang