HALO BLORA – Aparat gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, dan Pemerintah Kecamatan Bogorejo, bergotong royong bersama masyarakat, memindahkan rumah warga di Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.
Rumah milik Ngariban, warga RT 01/RW 01 itu, sebelumnya terdampak banjir dan terancam longsor, karena lokasinya berada di tepi sungai.
Kapolsek Bogorejo, AKP Nur Dwi Edi, mewakili Kapolres Blora AKBP Fahrurozi menjelaskan, hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu, mengakibatkan sebagian sungai di wilayah itu meluap.
Banyak rumah warga terdampak, salah satunya milik Ngariban, warga RT 01/RW 01, Desa Nglengkir. Tak hanya terkena banjir, tanah di bawah rumah itu juga terancam longsor akibat kikisan arus sungai.
Karena itulah aparat gabungan, yang terdiri atas Polri, TNI, dan Pemerintah Kecamatan, bersama warga kemudian bergotong royong untuk memindahkan bangunan tersebut.
Menurut dia, upaya itu dilakukan dengan pertimbangan demi keselamatan keluarga Ngariban.
Apalagi saat ini Kabupaten Blora sudah memasuki musim hujan dan cuaca ekstrem dapat terjadi setiap saat.
Kegiatan ini, menurut dia juga merupakan salah satu bentuk sinergitas Polri, TNI, dan pemerintah Kecamatan Bogorejo, bersama warga desa Nglengkir.
“Dengan evakuasi rumah ini diharapkan keluarga Pak Ngariban dan rumahnya bisa selamat,” kata Kapolsek Bogorejo, seperti dirilis tribratanews.jateng.polri.go.id.
Adapun tanah yang digunakan untuk lokasi baru rumah tersebut, juga milik Ngariban.
Selain melakukan evakuasi, Polsek Bogorejo juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada keluarga Ngariban.
Sementara itu, Suparman, Kepala Desa Nglengkir, mengungkapkan kegembiraannya dengan bantuan yang dilakukan oleh petugas gabungan untuk warganya.
Dia pun mengucapkan terima kasih dan berharap agar hujan yang turun tidak mendatangkan musibah bagi warganya.
“Kami ucapkan terima kasih untuk semua pihak yang ikut berperan aktif dalam evakuasi rumah warga kami. Kami berharap semoga tidak ada lagi musibah dan hujan yang datang membawa berkah,” kata Kepala Desa Nglengkir. (HS-08)