HALO SPORT – Salah satu alasan Fabio Quartararo memutuskan untuk bertahan di Yamaha adalah janji dari Lin Jarvis, managing director Yamaha.
Jarvis menjanjikan motor yang lebih kompetitif untuk MotoGP 2023. Dia sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan motor YZR-M1, yang akan ditunggangi Quartararo dan Franco Morbidelli musim depan.
Salah satunya dengan mendatangkan mantan teknisi Formula 1 yang pernah bekerja sebagai kepala pengembangan mesin di tim Ferrari dan Toyota, Luca Marmorini.
Namun, pada sesi tes terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8 Oktober lalu, performa YZR-M1 justru tidak banyak mengalami perubahan.
Menurut Quartararo, dari sisi kecepatan tak mengalami kenaikan yang signifikan.
Terhadap keluhan itu, Jarvis memberikan jaminan untuk mewujudkan motor yang berbeda buat musim depan.
‘’Pembaruan itu untuk 2023 dan 2024. Kami akan memberikan kebebasan kepada Fabio jika musim depan Yamaha belum bisa mewujudkan harapannya,’’ ungkap Jarvis seperti dikutip dari Motorsport.
Quartararo menjadi juara dunia MotoGP 2021, tapi musim ini hanya berada di posisi kedua di belakang Francesco Bagnaia (Ducati).
Menatap musim depan, beban Yamaha untuk pengembangan motor akan sedikit lebih berat.
Hal itu tak lepas dari hengkangnya tim RNF Racing ke Aprilia Racing. Kepergian RNF Racing membuat Yamaha cuma memiliki dua pembalap di grid, yakni Quartararo dan Morbidelli.(HS)