in

Heri Pudyatmoko Ajak Masyarakat Selalu Menghargai Keberagaman

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.

HALO SEMARANG – Efek pandemi Covid-19 yang telah banyak melumpuhkan mayoritas sektor ekonomi, membuat banyak masyarakat menjadi kesusahan. Misalnya terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK), atau bertambahnya angka pengangguran. Alhasil, masyarakat banyak yang melalukan segala cara agar bisa survive dengan pekerjaan seadanya

Maka untuk itu Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Jawa Tengah agar bisa kembali merenungkan sekaligus mempraktikkan tentang menghargai keberagaman. Khususnya terkait kesadaran menghargai tingkatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Adanya perubahan perekonomian yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, misalnya ada yang bekerja di bidang-bidang nonformal, Heri mengajak masyarakat lain tetap menghargai usaha ekonomi tersebut.

“Menghargai adalah salah satu ciri khas kita, yang mungkin sekarang mulai luntur. Mari kita kembalikan lagi dan tidak individual,” katanya.

Ada beberapa cara menghargai keberagaman ekonomi seperti tidak menghina, mencela, atau pun merendahkan profesi ekonomi orang lain. Memberi penghormatan pada orang yang sedang melakukan pekerjaanya, tidak mengganggu, menghambat atau menghalangi. Menghargai hasil kerja seseorang.

Efek Modernitas

Salah satu faktor yang membuat banyak masyarakat kehilangan sifat dan sikap saling menghargai antaresama adalah efek dari gencarnya dunia informasi dan teknologi.

Maksudnya di sini adalah bahwa di internet dan media sosial banyak ditemukan orang dengan mudah menghina dan mencela pekerjaan orang lain, atau sektor pekerjaan yang dinilai rendah. Heri Pudyatmoko mengaku prihatin dengan keadaan seperti demikian. “Medsos harusnya jadi ajang komunikasi dan sekaligus silaturrahmi. Saya mengajak untuk tetap bisa mengontrol diri di media sosial agar kita tidak semakin lupa diri sebagai bangsa yang menjunjung tinggi adab,” terang Politisi Partai Gerindra yang hobi dengan tanaman hias tersebut.

Ia menilai literasi dan sikap bermedia sosial di ranah digital perlu untuk terus diperbaiki, sehingga konflik sosial bisa semakin terkendali. Di dalam Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa, kata dia, selayaknya bukan hanya diimplementasikan di dunia nyata saja, akan tetapi juga di dunia maya.

Heri, yang juga sekretaris Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah itu, ingin terus mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila sebagai bagian dasar berpikir dan bersikap sehari-hari.

“Bukan menolak kemajuan yang ada, kita justru yang harus lebih berjuang mengawal Pancasila sebagai asas hidup berbangsa, serta bisa dilakukan di era digital sekalipun,” tegasnya.(HS)

Percobaan Pemerasan Jaksa Kejati Jateng, Kamaruddin Minta Keadilan pada Jaksa Agung

Antisipasi Kriminalitas, Samapta Polres Pekalongan Kota Patroli ke Objek Wisata