HALO KENDAL – Mengambil tempat di objek wisata Santosa Stable, yang berada di Desa Leban, Kecamatan Boja, Pemkab Kendal menggelar event berkuda berskala nasional Kendal Berkuda Bupati Cup 2022, dibuka Sabtu (19/11/2022) dan ditutup Minggu (20/11/2022).
Acara penutupan dihadiri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, bersama Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kendal, Wynne Frederica, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid dan Wakil Ketua KONI Kendal, Joko Pranowo Adi.
Ada beberapa kelas yang dipertandingkan dalam equestrian, yaitu jumping dan dressage, sedangkan di kelas Horse Back Archery (HBA) Competition, cuma satu yaitu menunggang kuda sambil memanah.
Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kendal, Wynne Frederica mengatakan, kejuaraan digelar untuk mengembangkan olahraga berkuda sekaligus mempromosikan destinasi wisata di Kendal.
“Tujuan saya dan Bapak Bupati, adalah membuat Kendal Terkenal, Kendal Naik Kelas. Jadi hal-hal yang belum pernah dilakukan di Kendal, harus kita mulai, kita inisiasi. Insya-Allah ke depannya bisa berjalan terus,” ujar Chacha sapaan akrab istri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto tersebut.
Menurutnya, kegiatan kejuaraan berkuda, sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan olahraga berkuda kepada generasi muda di Kendal. “Selama ini kan anak-anak taunya olahdaga berkuda hanya pacuan saja. Lha padahal ada banyak, seperti jumping, ada equestrian, dan ada juga HBA. Itu bisa kita perkenalkan kepada anak-anak di Kabupaten Kendal. Sehingga anak-anak jadi terbiasa,” ungkap Chacha.
Dirinya juga menepis anggapan bahwa olahraga berkuda hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu atau lebih pada orang yang memiliki tingkat ekonomi lebih saja. Karena Pordasi dan Pemkab Kendal, akan memfasilitasi masyarakat yang ingin tejun di olahraga berkuda.
“Insya-Allah Pordasi dan Pemerintah Kabupaten Kendal, akan memfasilitasi masyarakat yang minat untuk menekuni olahraga berkuda. Khususnya untuk anak-anak. Karena membentuk atlet yang berprestasi harus dimulai sejak dini. Tentunya harus istiqomah,” jelas Chacha.
Untuk itu, Pordasi Kendal, juga akan mengadakan bea siswa, untuk olahraga berkuda kepada generasi muda Kendal. “Nantinya bea siswa untuk latihan akan kita evaluasi dalam enam bulan sekali. Kira-kira siapa yang serius fokus. Jadi peserta akan berlanjut atau berhenti. Dan Insya-Allah itu akan kita mulai di tahun depan,” tandas Chacha.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung bekerja keras dalam mewujudkan event berkuda di Kendal. Sehingga pelaksanaannya bisa sukses.
“Event berkuda yang baru pertama kali kita selenggarakan di Kabupaten Kendal, tantangan yang ada adalah menyebarluaskan olahraga berkuda di Kendal. Dengan diikuti hampir 300 peserta, kejuaraan juga bisa untuk mengenalkan potensi wisata berkuda kepada teman-teman di seluruh Indonesia,” imbuh Chacha.

Sport Tourism
Sedangkan Ketua Penyelenggara Bupati Cup Kendal Berkuda 2022, Achmad Ircham Chalid, yang juga Kepala Disporapar Kendal mengatakan, pada penghujung tahun 2022 telah sukses melaksanakan event berskala Nasional dengan tema Sport Tourism.
Mulai dari kejuaraan sepeda dengan tema Kendal Enduro Challenge Bupati Cup 2022 dan kejuaraan lainnya, kini kejuaraan berkuda yang juga bertema Bupati Cup 2022 digelar. Menurutnya, animo peserta yang mengikuti event berkuda terhitung cukup tinggi. Hal ini lantaran even berkuda baru pertama kali dilaksanakan di Kendal.
“Bupati Cup Kendal Berkuda 2022 mampu menarik perhatian 140 atlet Equestrian atau atlet berkuda profesional dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Ircham membeberkan, adapun untuk peserta berasal dari Palembang, Bali, Yogjakarta, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. “Terdapat tiga kategori, yaitu horse back archery (HBA) senior 11 peserta, equestrian terdiri dari kelas jumping 67 peserta dan dressage 63 peserta,” bebernya.
Di tempat yang sama, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengapresiasi diselenggarakannya even berkuda tingkat nasional di Kendal. Menurutnya, dengan penyelenggaraan event berkuda dapat berdampak positif. Salah satunya mampu mempromosikan kepada masyarakat Indonesia, jika Kendal memilik potensi wisata yang baik dan bertema olahraga.
“Event ini tentunya sudah sejalan dengan visi misi yang digaungkan, sport tourism merupakan salah satu pilar pembangunan dan memang menjadi target kami untuk meningkatkan destinasi wisata. Semoga ini bisa memberikan dampak positif dalam menghidupkan sektor wisata di Kabupaten Kendal,” ungkap Dico.
Selain itu, pada setiap event yang digelar, Pemkab Kendal selalu melibatkan sektor UMKM sekitar. Hal itu sebagai sebagai wujud perhatian dan dukungan pemerintah daerah dalam mempopulerkan produk asli Kendal.

Sementara dalam pertandingan HBA memanah sambil berkuda, atlet Azwariansyah dari Depok Jawa Barat, tampil sebagai juara. Dia mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa meraih juara. Karena, meski sering ikut namun baru kali pertama dirinya merasakan podium.
“Alhamdulillah bisa juara, dengan persiapan yang hanya satu bulan. Meski saya sering ikut, tapi baru kali ini merasakan podium. Tentu rasanya senang dan tidak menyangka bisa juara,” ungkap Azwariansyah.
Dirinya juga menyambut baik, rencana yang akan dilakukan Pordasi Kendal, dengan menggelar secara rutin even semacam ini. “Ini mantab sekali yang dilakukan Pordasi Kendal. Semoga bisa rutin dilaksanakan,” imbuhnya.(Advertorial-HS).