HALO KENDAL – Secara perlahan tapi pasti, penurunan tanah dan banjir rob di dataran rendah pesisir akan semakin buruk jika kondisi pemicunya terus berlangsung.
Pemicu tersebut antara lain pengambilan air tanah secara berlebih, pembangunan yang tidak terkontrol dan memperhatikan tata ruang, pengaturan beban bangunan, dan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, serta faktor alam lainnya.
Sekda Kabupaten Kendal Sugiono mengatakan, penurunan tanah di Kendal khususnya di wilayah pesisir Kelurahan Bandengan dan Karangsari, Kecamatan Kendal. Saat ini penurunan berkisar antara 2,5 hingga 3 sentimeter setiap tahunnya.
“Kalau dibandingkan Semarang, kita masih lumayan ringan. Semarang mencapai 12,5 sentimeter. Kalau di Pekalongan penurunan tanah tujuh sampai sepuluh sentimeter setiap tahunnya,” terang mantan Kepala DPUPR Kendal tersebut kepada awak media, usai upacara Hari Kesehatan Nasional ke-58, Sabtu (12/11/2022).
Sugiono menjelaskan, ada beberapa penyebab penurunan tanah. Yang pertama adanya land subsidence (pergerakan permukaan tanah ke bawah), karena ada penyedotan air bawah tanah.
Kemudian yang kedua, adanya pemanasan global. Sehingga volume air laut bertambah, karena air gunung es mencair. Yang ketiga kondisi Pulau Jawa yang secara perlahan mengalami kemiringan ke utara.
“Kalau kita amati, daerah selatan tidak ada land subsidence. Karena ada desakan lempeng di Samudera Indonesia sana. Di sana ada lempeng patahan mendesak. Sehingga membuat Pulau Jawa sedikit oleng, dan terjadi secara pelan-pelan. Tapi pasti,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut Sugiono, pemerintah membuat tanggul pantai di wilayah Kelurahan Bandengan dan Karangsari.
“Ya tanggul pantai di sana sudah hampir selesai. Kemudian ke depannya harus kita sambung ke Kaliwungu,” imbuhnya.
Sugiono juga menyebut, dengan dibangunnya tol Semarang – Demak, dan ke depan akan dilanjutkan sampai ke Kaliwungu.
“Saat ini di wilayah pelabuhan sampai Kaliwungu sudah dilelangkan. Sebentar lagi akan segera dilaksanakan pembangunannya,” pungkas Sugiono. (HS-06)