in

Donor Darah Serentak AAJI 2022 di SMA Kolese Loyola

​Peserta donor darah dan konsultasi kesehatan antusias mengikuti acara di SMA Kolese Loyola, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Kegiatan sosial donor darah baru-baru ini dilangsungkan di SMA Kolese Loyola. Acara tersebut bagian dari donor darah serentak yang diadakan Asosiasi Alumni Jesuit Indonesia (AAJI) di 37 lokasi di seluruh Indonesia, dengan tajuk Kolaborasi untuk Solidaritas.
Donor darah juga bagian dari Temu Alumni SMA Kolese Loyola yang digelar Keluarga Eks Kolese Loyola (KEKL).

Pada kegiatan yang didukung PMI Grobogan tersebut, digelar pula konsultasi kesehatan gratis. Hadir sebagai konsultan adalah para dokter spesialis anggota KEKL dari berbagai angkatan dan dari berbagai spesialisasi. Mereka yaitu dr F Novita Wijayanti SpA, dr Lia Sasdesi Mangiri SpRad(K)TR, dan dr Widodo Sarjana AS MKM SpKJ.

Selain itu juga dr Erna Setiawati SpKFR KR(K) MSiMed, dr Monika Natasha SpOG, dr Lia Angelin Adriana SpN, serta dr Ivana Tanoko SpM. Ikut memberi konsultasi dr B Neni Mulyanti SpPD-KGer FINASIM, dr Alberta Widya K SpTHT, dr Albertus Ari A SpB SubspBD(K), dr Yosep Ferdinand Rahmat Sugianto SpKK, drg Andreas Edwin SpKG, dr Olivia SpGK, drg Yosef Santosa Widjaja, dan dr Ari Setiawan MSiMED SpB FInaCS.

Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala SMA Kolese Loyola, Pater Vico Christiawan SJ MHum dan Ketua Badan Pengurus Pusat Keluarga Eks Kolese Loyola (BPP KEKL) Vidion Widyantara ST, serta ketua panitia acara donor darah di Semarang yaitu dr Erna Setiawati SpKFR KR(K) MSiMed.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi kolaborasi untuk solidaritas yang merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Vidion.

Sementara Erna mengatakan, donor darah dilaksanakan pada pukul 09.00 sampai 15.00. Hingga kegiatan berakhir, didapatkan 181 kantong darah. Dia juga mengungkapkan, ada 17 peserta yang batal donor karena permasalahan kesehatan fisik.

Acara konsultasi gratis oleh para dokter spesialis diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin berkonsultasi, baik pendonor maupun bukan. Peserta tampak antusias. Ada beberapa yang datang hanya untuk konsultasi dengan dokter spesialis.(HS)

Mengarah Ujaran Kebencian dan SARA, PC GP Ansor Kendal Dorong Kepolisian Usut Pemilik Akun Twitter FA

Jadi Bandara Pendukung Kegiatan KTT Presidensi G20 Indonesia, Bandara Ahmad Yani Siapkan Fasilitas Tambahan