HALO KENDAL – Komisi D DPRD Kendal bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA), menggelar sosialisasi Penurunan Unmet Need Masyarakat Dalam Program Keluarga Berencana (KB) di Aula Kecamatan Brangsong, Rabu (2/11/2022).
Kegiatan dihadiri Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Plt Kepala Dinas DP2KB2PA Kendal, Giri Kusuma, dan Camat Brangsong Bambang Pitono, serta diikuti puluhan masyarakat dari Kecamatan Brangsong dan Kaliwungu.
Mahfud Sodiq mengatakan, pihaknya mendorong partisipasi aktif dari kader KB di desa untuk bisa memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para akseptor dalam meningkatkan kesertaan ber-KB di Kendal.
“Target yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesertaan ber-KB, sehingga dapat menurunkan angka unmet need atau kebutuhan KB yang belum terpenuhi dan menurunkan angka kelahiran,” ujarnya.
Mahfud mengungkapkan, pihaknya juga berharap program ini disambut baik masyarakat, khususnya Pasangan Usia Subur (PUS) dan menjadi akseptor KB, guna merencanakan kehamilan dan kelahiran untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Untuk itu, Komisi D akan mengawal pelaksanaan sosoalisasi kebutuhan KB yang belum terpenuhi dan penurunan angka kelahiran di Kendal.
“Harapannya setelah acara ini, para petugas di lapangan jangan pernah lelah lakukan sosialisasi. Dorong pasangan usia subur untuk ikut KB di seluruh daerah, guna tekan unmet need di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Sementara, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mendukung adanya kegiatan sosialisasi dari DP2KBP2PA tersebut. Menurutnya, masih tingginya angka unmet need disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya, masih rendah pemahaman masyarakat mengenai KB.
“Melalui kerja sama berbagai pihak, DP2KBP2PA harus memberikan penjelasan secara detail mengenai keluarga berencana tersebut, agar angka unmet need di Kabupaten Kendal dapat diturunkan, dengan terus melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut diikuti puluhan masyarakat dari Kecamatan Brangsong dan Kaliwungu. Dalam kegiatan itu juga dilakukan dialog interaktif tentang Unmet Need KB.
Sedangkan Plt Kepala DP2KB2PA, Giri Kusuma menjelaskan, melalui pelayanan KB, DP2KB2PA Kendal akan terus meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur.
“Karena pengendalian angka kelahiran dalam satu keluarga juga akan berdampak kepada penurunan prevalensi stunting,” ujarnya.
Pihaknya juga mendorong partisipasi aktif dari kader KB untuk bisa memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para akseptor dalam meningkatkan kesertaan ber-KB di Kendal.
“Target yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesertaan ber-KB, sehingga dapat menurunkan angka unmet need atau kebutuhan KB yang belum terpenuhi dan menurunkan angka kelahiran bayi,” ungkap Giri. (HS-06)