HALO KENDAL – Untuk kembali meraih kejayaan dan bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata terbaik di Jawa Tengah, Daya Tarik Wisata (DTW) Curug Sewu terus melakukan inovasi-inovasi dan pengembangan.
Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggali potensi-potensi wisata lain di Curug Sewu. Sehingga dapat menjadi daya tarik para wisatawan, baik dari lokal Kendal, maupun dari daerah lain.
Seperti diungkapkan Joko Triyono, salah seorang pengunjung dari Klaten. Ia mengaku, meskipun baru pertama kali mengunjungi DTW Curug Sewu, namun dirinya merasa terkesan akan keindahannya.
“Wah bagus sekali dari pintu gerbang sudah disambut dengan replika vespa raksasa. Selain itu juga tempatnya bersih. Saya sengaja kesini bersama keluarga sengaja ingin lihat air terjunnya,” ujarnya, Minggu (30/10/2022).
Menurut Joko, berekreasi di Curug Sewu, selain untuk refreshing menghilangkan kepenatan bersama keluarga, juga untuk menikmati sejukmya udara di Curug Sewu.
“Menikmati udara segar bagus untuk paru-paru,” imbuhnya.
Selain itu di Curug Sewu juga ada aneka wahana lain seperti kolam renang, serta jalan setapak yang indah menuju gardu pandang, untuk menyaksikan panorama hijaunya hutan di sekeliling air terjun tiga tingkat yang konon merupakan air terjun tertinggi di Jawa Tengah.
“Sangat di sayangkan jika kita berada di Kabupaten Kendal tidak mengunjungi objek wisata Curug Sewu yang mempunyai keindahan yang tiada duanya,” ungkap Joko.
Kepala Destinasi Wisata Curug Sewu, Aryo Widiyanto mengatakan selain wisata air terjun yang telah ada, saat ini pihaknya tengah menggali potensi-potensi wisata lain di Curug Sewu.
“Jika selama ini masyarakat berfikir ketika ke Curug Sewu hanya melihat air terjun saja, sekarang kita berubah. Kita menggali lagi ada enam titik wisata sejarah dan satu titik wisata geologi,” terangnya, Senin (31/10/2022).
Aryo menjelaskan, daya tarik baru yang akan dioptimalkan diantaranya adalah pegunungan purba yang terletak disisi bawah, selain itu wisata religi makam Kiai Sabrang.
“Salah satunya adalah pegunungan purba yang terletak disisi bawah, kalau wisata religinya ada disamping air terjun. Jadi itu akan kita gali kembali. Kita tawarkan kepada masyarakat sebagai alternatif wisata di Curug Sewu,” jelasnya.
Aryo juga menyebut, Curug Sewu merupakan salah satu ikon wisata di Kabupaten Kendal, yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.
Untuk tiket masuk, hari biasa, pengunjung dikenakan biaya Rp 15.000. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu Rp 17.000.
“Kita ingin ikon Kendal ini bangkit menjadi salah satu destinasi wisata yang terbaik di Jawa Tengah,” imbuhnya.
Aryo menegaskan, untuk kembali meraih kejayaannya, pihaknya juga akan terus berupaya melakukan promosi keluar daerah maupun mancanegara agar DTW curug Sewu bisa lebih dikenal dikalangan luas.
“Kemarin ada lima rombongan wisatawan asing yang mengunjungi Curug Sewu, dari Thailand, Belanda dan Australia. Saat ini DTW Curug Sewu sudah mulai bangkit,” tandasnya. (HS-06)