in

Pembangunan Selesai 100 Persen, Pasar Wiradesa Pekalongan Siap Diresmikan

 

HALO PEKALONGAN – Keberadaan Pasar Wiradesa di Kabupaten Pekalongan, yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai percontohan, diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya.

Harapan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, setelah mendampingi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir Diana Kusumastuti MT, belum lama, ketika meninjau pasar tersebut.

Saat ini pembangunan fisik konstruksinya sudah selesai 100 persen dan siap diresmikan 2022 mendatang.

Sekretaris Daerah Yulian Akbar SSos MSi, mengatakan Pasar Wiradesa ini, sangat potensial di wilayah Pantura. ‘’Pasar Wiradesa ini merupakan salah satu pasar proyek strategis, yang mengacu pada Perpres Nomor 79 Tahun 2019. Dan ini saya lihat sudah selesai 100 persen pembangunannya” kata dia, seperti dirilis pekalongankab.go.id.

Menurut Sekda, Pasar Wiradesa ini merupakan pasar yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat pada 2019, sebagai pasar percontohan di Kabupaten Pekalongan, dengan harapan bisa mentriger perekonomian sekitar. Untuk itu, beberapa perbaikan memang perlu dilakukan sebelum difungsikan.

‘’Karena ini merupakan pasar yang luar biasa, dengan total anggaran Rp 79 milyar. Jadi, Pasar Wiradesa ini, nantinya akan menjadi wajah pantura dan wajah Kabupaten Pekalongan juga,’’ ungkapnya.

Hal itu juga mengingat betapa banyaknya masyarakat pedagang yang akan masuk di Pasar Wiradesa dengan jumlah kurang lebih 1994 pedagang.

Jadi, Ia rasa dari segi penataan dan pengaturan juga harus disiapkan terlebih dahulu oleh Pemkab Pekalongan sebelum Pasar Wiradesa benar-benar diresmikan tahun depan.

‘’Dengan jumlah pedagang yang sebegitu banyaknya, Pemkab harus benar-benar dipersiapkan dari segi penataan pedagangnya,’’ ujar Yulian Akbar.

Ia menambahkan bahwa untuk Blok C Pasar Wiradesa itu perlu adanya pembangunan kembali sebagai pasar basahnya. Dan pemerintah saat ini sedang mengusulkan ke Kementrian Perdagangan untuk menganggarkan pembangunan blok c tersebut. Sehingga pada triwulan pertama tahun 2022 mendatang bisa segera terealisasi.

‘’Terkait dengan blok c untuk pasar basah kita pemerintah sedang mengajukan ke kementrian perdagangan, kita lagi mengajukan untuk pembangunan karena itu mencakup hampir 478 pedagang. Doakan saja semoga bisa terealisasi di tahun 2022,’’ jelas Yulian Akbar.

Dan untuk kendala yang masih menjadi hambatan pasar Wiradesa saat ini, dan menjadi PR pemerintah, belum adanya ruang terbuka hijau. Hal ini disebabkan oleh pembebasan lahan di dekat Pasar Wiradesa untuk 27 warga yang belum selesai. Untuk itu ia berharap pembebasan lahan tersebut bisa segera diselesaikan, sehingga fasilitas di Pasar Wiradesa semakin lengkap dengan adanya ruang terbuka hijau.

‘’Sementara untuk lahan atau bangunan yang didekat pasar tadi ada 27 warga Insyaallah ini masih ada ditahap result. Target kami bisa menyelesaikan ditriwulan pertama tahun 2022 untuk bisa kita bebaskan sehingga bisa menjadi ruang terbuka hijau bagi pasar Wiradesa,’’ tuturnya.

Julian Akbar, menyampaikan, apabila semua perbaikan yang Ia sampaikan dalam evaluasinya itu bisa segera direalisasi, maka Pasar Wiradesa akan benar-benar menjadi pasar pencanagan yang bisa memantik laju perekonomian di wilayah Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya pada awal tahun 2022 mendatang.

‘’Harapannya kalau ini sudah benar-benar selesai bisa ditempati oleh masyarakat pedagang di Kecamatan Wiradesa ini, sehingga perekonomian warga Kabupaten Pekalongan khususnya di Wiradesa ini bisa semakin maju,’’ kata dia. (HS-08)

Pegadaian Kanwil XI Semarang Salurkan CSR di Dua Lokasi di Boyolali

Tiga LPPL di Jateng Terbaik dalam Indonesiapersada.id Award II Tahun 2021