in

Hargai Perjuangan Para Pahlawan, Ribuan Santri Meriahkan Kirab Merah Putih di Kaliwungu Kendal

HALO KENDAL – Santriwan-santriwati mengikuti kegiatan Kirab Merah Putih yang dimulai dari pelataran Masjid Agung Al Muttaqin Kaliwungu menuju Magelung divjalan Kaliwungu – Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (25/9/2022).

Kirab Merah Putih digelar dalam rangka Haul KH Ahmad Badawi Abdurrosyid dan Takhtimul Quran Yayasan Pondok Pesantren Tahaffudzul Quran Miftahul Huda, Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Ribuan santri dari berbagai daerah di Jawa Tengah hadir sambil menenteng bendera merah putih pada sebilah bambu, untuk memeriahkan gelaran Kirab Merah Putih.

Terpantau rombongan marching band, juga mengawal iring-iringan Kirab Merah Putih, dengan menggunakan baju serba putih dan pakaian almamater pondok pesantren.

Peserta Kirab Merah Putih dilepas oleh Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki didampingi Pengasuh Ponpes Tahaffudzul Quran Miftahul Huda, KH Ahmad Baduhun Badawi.

Acara juga dihadiri Kasdim 0715/Kendal, Mayor Inf Sukamto, beserta perwakilan Polres Kendal, Forkopimcam Kaliwungu Selatan, para ulama dan tokoh masyarakat di Kaliwungu.

Dalam sambutannya, KH Ahmad Baduhun Badawi mengajak para santriwan dan santriwati, untuk turut menyampaikan serta menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia.

Menurutnya, partisipasi ratusan santri dari Miftahul Huda pada Kirab Merah Putih ini, sebagai bentuk peran santri, yang ikut dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini, dengan menggelar Kirab Merah Putih. Karena ini sebagai bukti bahwa para santri juga berperan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tandas Badahun.

Sebelum melepas peserta Kirab Merah Putih, dalam sambutannya, Wabup Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, momentum Kirab Merah Putih ini bisa memotivasi para kiai dan ulama untuk mengajarkan kepada para santri supaya menghargai jasa para pahlawan yang sudah berjuang demi kemerdekaan RI.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi kalender rutin pemerintah daerah, dan saya mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal menyambut baik. Karena ini merupakan pembinaan generasi, yang memang perlu dan dipahami sejarah berdirinya republik ini. Minimal para santri mengerti sejarah dan menghormati perjuangan para pejuang Indonesia,” ungkapnya.

Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut juga mengingatkan para santri, sebagai generasi penerus harus bisa memberikan kontribusi dan jawaban atas segala kekurangan sebagai bentuk terima kasih kepada para pendiri bangsa.

“Dengan adanya kirab hari ini, tunjukkan kita siap menggunakan Merah Putih sampai kapanpun. Kita bertekad untuk menjaga NKRI harga mati,” tandas Pakde Bas.

Selain kirab, acara haul juga diisi dengan ziarah ke makam KH Ahmad Badawi Abdurrosyid, semaan Alquran, wisuda khotmil Quran para santri, serta kegiatan keagamaan lainnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Mambaul Hikmah Mororejo Kaliwungu yang juga hadir dalam acara tersebut, Gus Basyar mengatakan, kirab ini sebagai bentuk syukur generasi penerus bangsa atas kemerdekaan yang sudah diraih. Menurutnya, Kirab Merah Putih ini sesuai dengan instruksi Habib Muhammad Luthfi bin Yahya untuk bisa melaksanakan kirab setiap tahun.

“Kirab Merah Putih sebagai salah satu bentuk mempertahankan kemerdekaan para santri, yang sudah diperjuangkan jauh-jauh hari,” ungkap Gus Basyar.(HS)

Hadiri Pelantikan IPNU dan IPPNU Grobogan, Kapolres Titip Pesan Cinta NKRI

Pembangunan RTH Akan Dimulai, Gus Tommy: Jangan Kesampingkan Hajat Hidup Para Pedagang