in

Pimpin HNSI Kendal, Triono: Saya Akan Perjuangkan Nasib Nelayan

HALO KENDAL – Triono resmi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kendal periode 2022 – 2027. Pengukuhan dan penyerahan surat keputusan dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Kendal, Sabtu (24/9/2022).

Acara pengukuhan dan penyerahan SK dihadiri Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo, Ketua DPD HNSI Jawa Tengah, Riswanto, serta pengurus DPC HNSI Kendal dan kepala desa juga lurah wilayah pesisir pantai utara di Kendal.

Usai dikukuhkan, Ketua DPC HNSI Kendal, Triono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sudah diberi amanat untuk memimpin kerukunan nelayan yang ada di Kendal. Dirinya juga berjanji akan memperjuangkan hak-hak para nelayan.

“Kami berharap dengan pengukuhan dan penyerahan SK ini, dapat memperjuangkan hak-hak para nelayan. Khususnya masalah pendataan dan sebagainya, untuk asuransi dan syarat mendapatkan BBM solar bersubsidi. Supaya semua bisa terdaftar dan ditetapkan sebagai nelayan yang resmi,” ungkapnya

Triono juga berharap, sinergitas antara DPC HNSI dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal terus terjaga dengan baik.

Disebutkan, saat ini sesuai data, ada sekitar 9.000 nelayan di Kendal. Namun fakta di lapangan, ada 15.000 lebih.

Hal ini menurutnya, kemungkinan data tersebut masih mengacu dengan data lama. Karena banyak sekali para nelayan, yang data di KTP-nya masih tercantum sebagai pekerja swasta.

“Besar harapan kami, kepemilikan perahu bisa terdata ulang semua. Sehingga bagi nelayan yang belum terdata bisa masuk pendataan,” ujar Triono.

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara sekaligus Sekreraris DPC HNSI Kendal, Abdul Ghofar mengatakan, di Kabupaten Kendal terdiri dari 19 desa/kelurahan yang berada di pesisir pantai utara.

Dari 19 desa/kelurahan tersebut, terdapat 20 kepengurusan rukun nelayan. Karena menurutnya, di salah satu desa yaitu Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari wilayah geografisnya begitu luas dan ada dua rukun nelayan di sana. Sehingga dari 19 Desa ada 20 rukun nelayan.

“Harapannya setelah pengukuhan kepengurusan DPC HNSI Kendal ini, teman-teman pengurus rukun nelayan akan segera berkoordinasi dan bekerja lebih keras lagi,” ujarnya.

Sementara terkait pendataan nelayan untuk mendapatkan asuransi nelayan dan BBM solar bersubsidi, lanjut Ghofar, pihaknya akan melakukan pendataan ulang jumlah nelayan agar datanya valid.

“Berapa jumlah perahu, berapa jumlah mesinnya, berapa jumlah nelayan, kita harus tahu semua. Supaya terkait asuransi nelayan, masalah BBM solar subsidi ataupun masalah-masalah lainnya bisa terdata dengan valid,” pungkas Ghofar.(HS)

Di Hadapan Generasi Muda, Ida Nurul Farida Sampaikan Pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Era Banjir Informasi, Heri Pudyatmoko: Penting untuk Tingkatkan Literasi Informasi