in

Bekali Wirausaha Sejak Dini, Siswa SMP Kanisius Budi Murni Praktek Pembuatan Produk UMKM

Para siswa SMP Kanisius Budi Murni Weleri, antusias mengikuti kegiatan praktek pembelajaran kewirausahaan, dengan membuat aneka produk makanan hasil olah rumahan.

HALO KENDAL – Para siswa SMP Kanisius Budi Murni di Weleri Kabupaten Kendal antusias mengikuti kegiatan praktek pembelajaran kewirausahaan, dengan membuat aneka produk makanan hasil olah rumahan.

Adapun produk rumahan yang dipraktekkan dalam kegiatan tersebut, diantaranya pembuatan telur asin, kue bolen, kerupuk, keripik aneka rasa dan olahan lainnya.

Penanggung jawab project, E Bekti Handayani mengungkapkan, pihak sekolah mengajak para siswa untuk mengunjungi UMKM yang telah ditunjuk oleh sekolah.

“Jadi tujuannya agar siswa belajar cara membuat produk yang nantinya akan diproduksi oleh mereka sendiri,” terangnya, Selasa (20/9/2022).

Bekti juga mengungkapkan, kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII yang digelar selama tiga minggu, mulai 15 September hingga 8 Oktober 2022.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mengembangkan dan mencapai secara spesifik empat dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni gotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis;” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah, SMP Kanisius Budi Murni Weleri, Y Martono mengatakan, kegiatan kewirausahaan ini merupakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai salah satu bentuk implementasi dari kurikulum Merdeka Belajar.

“Jadi kepada para siswa kita ajak untuk terapkan menggali potensi ekonomi lokal di Kabupaten Kendal, dengan mengkreasi produk hingga marketing,” ujarnya.

Dijelaskan, kegiatan P5 ditahun kedua ini mengambil tema kewirausahaan, dengan membentuk kelompok peserta didik akan diajak untuk mengamati para pelaku UMKM.

“Para siswa kita ajak untuk belajar membuat, dan menganalisis kegiatan UMKM atau industri rumah tangga yang berkembang di Weleri,” jelas Martono.

Kemudian, lanjutnya, para peserta didik mencoba membuat produk tersebut, mendesain label produksi, pengemasan, dan merancang pemasaran produk, serta membuat laporan kegiatan, dan mempresentasikannya.

“Kegiatan seperti ini sangat luar biasa, dan mendapatkan tanggapan positif dari para siswa maupun orangtua siswa,” imbuh Martono.

Salah seorang siswa kelas VIII, Tegar mengaku, banyak hal yang bisa ia dapatkan dalam kegiatan P5 ini, terutama terkait tentang kewirausahaan.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan, karena kami diajak terjun langsung, belajar cara membuat kue dan pengemasannya. Jadi bisa langsung dipraktekkan,” ungkapnya. (HS-06)

Ganjar: Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Kelautan Butuh Peran Multi Sektor

Dapat Laporan BLT BBM Disunat, Ganjar: Tindak Tegas, Jangan Main-main Dengan Urusan Rakyat