HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (16/9/2022) melantik dan mengambil sumpah janji 100 aparatur sipil negara (ASN), di lingkungan Pemkab Blora, menjadi pejabat fungsional.
“Hari ini 100 ASN Pejabat Fungsional yang terdiri atas guru, instruktur, pengelola pengadaan barang dan jasa, serta analis kebijakan, kita lantik dan ambil sumpah janji jabatan. Kami minta semuanya untuk bekerja profesional dan berintegritas,” kata Bupati Arief, seperti dirilis blorakab.go.id.
Kepala BKD Blora, Heru Eko Wiyono menjelaskan, bahwa 100 ASN pejabat fungsional yang dilantik Bupati Blora, terdiri atas 88 guru, 1 instruktur, 5 pengelola pengadaan barang dan jasa, dan 6 analis kebijakan.
Di antara 100 pejabat yang dilantik, ada 6 orang pejabat fungsional yang sebelumnya adalah pejabat eselon IV di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
‘’Para pejabat itu, diangkat dalam jabatan fungsional, karena dampak dari penyederhanaan birokrasi. Hal ini sebagai konsekuensi dari perubahan Kantor Kesbangpol menjadi Badan Kesbangpol,” kata Heru.
Ditambahkan, begitu Kantor Kesbangpol berubah menjadi Badan Kesbangpol maka eselon IV -nya harus dipangkas.
Itu merupakan dinamika birokrasi saat ini, dan wajib mengikuti kebijakan dari Pemerintah Pusat.
“Semoga kebijakan pemerintah pusat ini membawa perubahan kepada birokrasi kita menjadi semakin ramping dan lincah sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat,” kata Heru.
Di sela-ela pelantikan, Bupati Arief mengingatkan, yang paling berat di dunia ini bukan besi maupun baja. Namun yang paling berat itu amanah.
Untuk itu kepada pejabat fungsional yang dilantik, dia meminta mereka untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Disampaikan pula, pembangunan SDM menjadi salah satu fokus pembangunan Kabupaten Blora. Sehingga pihaknya meminta agar para guru bisa bersungguh-sungguh dalam mendidik generasi muda Blora.
“Silahkan bersinergi, munculkan inovasi-inovasi untuk mengantarkan anak-anak didik saudara meraih cita-citanya,” tambah Bupati.
Sementara itu, kepada para pejabat pengadaan barang dan jasa diminta untuk update terus pemahaman tentang peraturan peraturan pengadaan barang/jasa. Jangan sampai niat baik menjadi salah karena melanggar aturan yang ada.
Selain Bupati Arief Rohman, acara itu juga dihadiri Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Asisten Administrasi Sekda Pujo Catur Susanto, dan Kepala BKD Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono. (HS-08)