in

Puncak Peringatan She Jit Kemuliaan Kongco Hok Tek Tjing Sin, Klenteng Hok Tik Bio Blora Gelar Doa Bersama dan Pentas Wayang Kulit

Pergelaran wayang kulit yang diselenggarakan Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hok Tik Bio Blora, pada puncak acara perayaan Hari She Jit Kemuliaan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin (Pek Gwee Cap Go 2573 Imlek). (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hok Tik Bio Blora, menggelar doa bersama dan pertunjukan wayang kulit, pada puncak acara perayaan Hari She Jit Kemuliaan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin (Pek Gwee Cap Go 2573 Imlek).

Ketua Yayasan TITD Klenteng Hok Tik Bio, Budilistijo Suboko mengatakan perayaan hari She Jit Kemuliaan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin, diselenggarakan Senin (5//9/2022) hingga Sabtu (10/9/2022).

“Ada beberapa rangkaian kegiatan dan puncak pada acara ini, kita menggelar sembahyang Tiong Chiu, doa bersama, kemudian pertunjukan wayang kulit,” kata Budilistijo Suboko, seperti dirilis blorakab.go.id.

Dijelaskannya, setiap tanggal 15 bulan 8 (2573 Imlek), tepat bulan sempurna atau bulat, atau pada pertengahan musim rontok menurut penanggalan Tiongkok, adalah saat dilaksanakan sembahyang Tiong Chiu (Harvest Festival).

“Atau di tanah Jawa ini, sama dengan sedekah bumi, karena di zaman dahulu, ini adalah akhir daripada musim panen,” terangnya.

Karena itu pada kegiatan itu, masyarakat Konghucu mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan melaksanakan sembahyang Tiong Chiu.

Ciri khas dari sembahyang Tiong Chiu, adalah sajian kue-kue yang bulat seperti bulan.

“Sehingga orang menyebutnya hari raya kue rembulan,” ucapnya.

Dalam sembahyang Tiong Chiu, umat Konghuchu juga mohon berkah kepada Tuhan Yang Maha Esa, dibebaskan dari penyakit, terutama yang masih ada, yaitu musibah atau wabah Covid-19.

Pada momen ini, menurut Suboko, juga melakukan bakti sosial pengobatan, yakni dengan memasak obat-obatan dan kemudian dibagikan kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Adapun pada puncak acara digelar pertunjukan wayang kulit dengan menampilkan dalang muda, Igo Ilham Sampurno, dari Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon.

Mahasiswa jurusan Pedalangan, semester VII Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta itu, mengusung cerita/lakon Gondomoyo Sayembara.

Sebelum wayang kulit dimulai, dilaksanakan lelang Tiong Ciu Pia dan kalung emas keberuntungan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin.

Sekretaris Yayasan Klenteng Hok Tik Bio Blora, Bambang Suharto, menyampaikan susunan acara yang telah disepakati yaitu Senin (5/9/2022) hingga Jumat (8/9/2022), jam 19.30 WIB sampai dengan selesai digelar Ritual Cia Shin (Bleshing Pengobatan).

Kemudian, Jumat (9/9/2022) jam 07.30 WIB, dilaksanakan penyalaan api tungku masak minyak obat.

Selanjutnya, jam 19.30 WIB, celup minyak obat dan bleshing pengobatan.

Berikutnya, Sabtu (10/9/2022) jam 18.00 WIB diselenggarakan doa bersama perayaan Hari She Jit Kemuliaan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin.

“Dirangkaikan, jam 19.30 WIB, lelang Tiong Ciu Pia dan kalung emas keberuntungan Yang Mulia Kongco Hok Tek Tjing Sin,” kata Bambang Suharto.

Sementara itu dalang muda Blora, Igo Ilham Sampurno, tampil menawan di hadapan warga keturunan Tionghoa dan penonton lainnya. (HS-08).

Semarakkan Pramuktamar Ke-48, Muhammadiyah di Berbagai Daerah Gelar Jalan Sehat

Puluhan Atlet dari Berbagai Daerah, Ikuti Jawara Grappling Tournament 2022 di Boyolali