in

Lestarikan Cagar Budaya, KKN Mahasiswa STAI Muhammadiyah Blora Gelar Pelatihan Membatik di Sumur Pitu

 

HALO BLORA – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Blora, membuat motif batik Sumur Pitu, yang akan menjadi kekhasan produk kain tradisional dari Dukuh Wadas, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Pembuatan batik dengan motif unik tersebut, disosialisasikan oleh mahasiswa STAI Muhammadiyah Blora yang sedang melaksanakan KKN di Dukuh Wadas, dalam bentuk pelatihan membatik, belum lama ini.

Mahasiswa peserta KKN, Jumiatun Nurdiana mengatakan pelatihan membatik digelar, karena banyak ibu rumah tangga di desa itu yang tidak memiliki banyak kegiatan.

Jika motif baru tersebut dapat dikembangkan, maka dapat menjadi bagian dari pelestarian sumur pitu sebagai cagar budaya.

“Sumur pitu tidak hanya dikenal sebagai tempat yang mistis, tetapi juga sebagai cagar budaya yang memiliki daya tarik, yang penuh dengan sejarah masa Kerajaan Pengging pada saat itu,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.

Kegiatan membatik juga diikuti dari perwakilan setiap RT dan dan PKK Desa Mojowetan.

Warga begitu antusias dalam mengikuti setiap langkah langkah pembuatan batik ini baik dari sketsa, pencantingan, pewarnaan, penguncian dengan water glass dan hingga tahap pelorotan sampai jadi batik siap pakai.

“Nanti kalau kita sudah ahli, kita buat seragam batik untuk ibu ibu PKK ya,” kata salah satu peserta pelatihan.

Kepala Dusun Wadas, Eko menceritakan sedikit tentang sumur pitu ini juga menurut cerita warga setempat digunakan sebagai penunjang kehidupan sehari-hari.

“Sumur pitu ini merupakan salah satu sumber mata air bagi warga Wadas, baik digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, yang disalurkan menggunakan pipa, maupun untuk saluran irigasi pertanian,” kata Eko.

Sementara itu Kepala Desa Mojowetan Puji Utomo mengaku senang melihat antusias warga yang begitu semangat mengikuti kegiatan pelatihan membatik.

“Kami ucapkan terima kasih untuk mahasiswa KKN dari STAIM Blora yang ada di Dukuh Wadas yang telah menyelenggarakan pelatihan membatik ini, Insyaalah akan kami bimbing dan berdayakan lagi baik dari penguasaan teknik dalam membatik dan juga dalam proses pemasarannya,” kata Puji Utomo didampingi istri. (HS-08)

77 Atlet dan 15 Pelatih Blora Berprestasi Terima Tali Asih

2.000 Anak SD di Klaten Serentak Sikat Gigi Bersama