in

Hadiri Majelis Semar Padu, Ini Harapan Wabup Kendal kepada Generasi Muda

Penyair Kendal Kelana Siwi, saat tampil di acara Majelis Semar Padu, yang digelar di Desa Tejorejo Ringinarum, Selasa malam (23/8/2022).

HALO KENDAL – Majelis Semar Padu (Selasa Malam Rabu Paing Kudu) besutan Komunitas Balada Cinta Sufi Kendal, digelar di serambi Masjid Attaqwa, Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Selasa malam (23/8/2022).

Acara digelar dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia. Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang hadir dalam acara tersebut berpesan, supaya pemuda membekali diri dengan ilmu agama maupun teknologi.

Menurut Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut, kehadirannya di acara Majelis Semar Padu merupakan salah satu nikmat dan anugerah dari Allah SWT.

Karena menurutnya, Majelis Semar Padu ini merupakan kegiatan yang positif, sekaligus dirinya bisa bersilaturahmi dan berbincang dengan para generasi muda.

“Sebagai wakil pemerintah maupun pribadi, saya mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. Sehingga generasi muda mempunyai kegiatan yang positif dan menjaga silaturahmi,” ujarnya.

Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut meminta, supaya pemuda juga harus menyiapkan kemampuan dalam hal teknologi yang tentunya juga didasari ilmu agama.

“Saya berpesan pemuda harus berkarakter kuat untuk menyongsong cita-cita masa depan. Karena kalianlah yang akan menjadi estafet kepemimpinan untuk membawa Kendal dan Indonesia lebih baik,” ungkap Pakde Bas.

Majelis Sufi Semar Padu juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Tejorejo KH Irfai, Pembina Balada Cinta Sufi Kendal, Nyai Suniya Ruhama dan Kang Nasikin Uwais.

Turut serta hadir Penyair Kendal, Kelana Siwi Krisningtyas, Pengasuh Pondok Pesantren Pring Jagad, Sukodono Kendal, Gus Muhammad Ilyas.

Selain itu juga dihadiri Sahabat Ansor dan Banser Desa Tejorero, Perguruan Silat Pagar Nusa Ringinarum, anggota komunitas Balada Cinta Sufi Kendal.

Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Balada Cinta Sufi Kendal juga menampilkan tarian memutar khas tari sufi.

Acara dilanjutkan penampilan Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Ringinarum, mereka unjuk kebolehan menampilkan jurus dan atraksi pecak silat yang dikuasai.

Pengasuh Pondok Pesantren Pring Jagad Sukodono Kendal, Gus Muhammad Ilyas, yang memberikan moidoh khasanah kepada para anak asuhnya komunitas Balada Cinta Sufi Kendal.

“Pesan saya, supaya pemuda tetap menjaga adab dan sopan santun, disamping memperdalam pengetahuan ilmu agama dan teknologi,” tandasnya.

Selain itu Gus Ilyas juga berpesan untuk selalu mengingat jasa para pahlawan yang gugur demi memerdekakan Bangsa Indonesia.

“Karena kalianlah kelak para pemimpin masa depan, dan di tangan kalianlah nantinya nasib bangsa ini ditentukan,” pesannya.

Sementara penyair Kendal, Kelana Siwi Krisnaningtyas menampilkan puisi yang ia buat sendiri berjudul Chairil, serta Antara Whiz dan Paragon, yang mampu memukau hadirin termasuk Wabup Kendal.

Ia yang juga sebagai penggagas acara mengatakan, tujuan digelarnya Majelis Semar Padu ini dalam rangka silaturahmi antar generasi muda di Kendal.

“Tujuannya kita refleksi diri. Sekaligus mengajak generasi muda ke hal-hal yang positif dan untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan Kendal,” ujarnya. (HS-06)

Buka UKW PWI Jateng, Ganjar Sebut Warna Rumah Indonesia Ada Di Tangan Wartawan 

Penghambat Penyediaan Rumah MBR Disebabkan Tingginya Suku Bunga