HALO SRAGEN – Para pengelola atau admin website di Pemkab Sragen, perlu memahami upaya untuk mencegah serangan siber dan melakukan tindakan yang diperlukan ketika hal itu terjadi.
Hal itu disampaikan pegampu desk operator, Rofi Indriana S Kom, dalam kegiatan Desk Website OPD, yang digelar Bidang Infrastruktur Teknologi dan Informasi dan Persandian Dinas Kominfo Sragen, baru-baru ini di ruang operasi Setda Sragen.
Kegiatan itu diikuti admin website sejumlah OPD, di antaranya dari Dinas Arsip dan Perpustakaan, Dinas Koperasi, UKM dan perdagangan, Dinas Sosial, Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Dukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas P dan K, Dinas P2KBP3A, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas PMPTSP, DLH, Satpol PP dan Bangkespol.
Admin website dari Kecamatan Tanon, Sumberlawang, Gondang, Kalijambe, Gemolong, dan Sambirejo juga mengikuti kegiatan tersebut.
Lebih lanjut disampaikan, internet saat ini menjadi media yang sangat penting, dalam mendukung kemajuan dalam manyampaikan informasi kepada masyarakat. Internet juga menjadi alat komunikasi yang cepat, tepat, efektif dan efisien.
Dalam pemerintahan, teknologi komunikasi dan informasi, dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Pemanfaatan internet oleh pemerintah, dilakukan melalui website yang merupakan salah satu implementasi electronic govermenment (e-gov), sebagai salah satu cara dalam meningkatkan layanan informasi publik.
Namun dibalik penyelenggaraan situs web dan pemanfaatannya, dibutuhkan perhatian dalam pengelolaanya, terutama untuk menghadapi serangan siber (cyber attack).
Salah satu cara untuk meminimalisasi hal tersebut, adalah dengan memberi perhatian khususnya kepada para pengelola (admin), untuk mencegah penyalahgunaan akses, maupun pemanfaatan data dalam sistem teknologi informasi.
Untuk itulah Bidang Infrastruktur Teknologi dan Informasi dan Persandian Dinas Kominfo, melaksanakan Desk Website OPD, guna menangani website di OPD masing-masing, terutama untuk mencegah serangan siber dari dalam dan luar negeri.
Rofi Indriana, seperti dirilis sragenkab.go.id mengatakan, terdapat sejumlah kendala yang dialami beberapa OPD, dalam pengelolaan website. Beberapa di antaranya adalah masalah kekurangan SDM dalam membuat konten, desing, dan membuat artikel. Mereka tidak terjun langsung dalam mencari bahan informasi, sehingga tidak terupdate secara berkala.
Hal tersebut dikarenakan para pengelola website masih melaksanakan kegiatan rutin kantor lainnya sehingga website tidak dapat diikelola secara maksimal. Selain itu mereka juga belum dapat mendeteksi dan menangani website dari serangan siber.
Harapan ke depan para pengelola ini dapat melindungi perangkat lunaknya, dengan antivirus dan antimalware. Mengganti password atau sandi secara berkala seperti mengkombinasi karakter huruf kecil, huruf besar, angka, spesial karakter minimal 8 karakter.
Selanjutnya untuk petugas yang ditunjuk sebagai operator atau admin memiliki latar belakang IT, sehingga benar-benar paham dan terlatih dengan sistem IT seperti mencegah email phising, penipuan online, serta hacker. Petugas yang ditunjuk pun juga mendapat SK dari pimpinan masing-masing. (HS-08)