HALO SEMARANG – Ducati baru akan memilih seorang pembalap untuk masuk tim pabrikan pada akhir bulan depan.
Dua kandidat yang bersaing untuk mengisi tempat itu adalah Enea Bastianini (Gresini Racing) dan Jorge Martin (Pramac Racing).
Tim pabrikan asal Borgo Panigale, Italia memang berhati-hati dalam mencari pengganti Jack Miller untuk mendampingi Francesco Bagnaia.
Kepala kru yang juga sangat dekat dengan Bastianini, Alberto Giribuola, yakin Enea yang akan menembus skuad pabrikan musim depan.
Pada MotoGP 2022, Bastianini sudah menang tiga kali, sedangkan Martin baru dua kali naik podium.
Giribuola juga meyakini Enea tak akan kesulitan untuk menghadapi tekanan meski membalap untuk tim pabrikan.
‘’Yang paling penting adalah dia memperhatikan bagaimana orang-orang di sekitarnya bekerja menuju tujuan yang sama,’’ ujar Giribuola sepertidilansir dari Speedweek.
Menurut Alberto, Enea merupakan salah satu pembalap yang mudah beradaptasi dengan kondisi paddock.
‘’Kami banyak tertawa, bekerja dengan santai, dan itu membantunya menikmati balapan sehingga tidak terlihat seperti bekerja. Saya pikir itu yang membuat perbedaan terbesar,’’ paparnya.
Dalam pandangan kepala kru yang pernah menangani Andrea Dovizioso ini, Bastianini adalah salah satu pembalap yang memiliki mental juara.
‘’Secara skill, Enea terbukti oke. Tekanan selalu menjadi karakteristik pengemudi. Dia tidak merasakan tekanan apa pun,’’ tandasnya.
Dua balapan pada Agustus nanti bakal menjadi penentuan bagi masa depan Bastianini dan Martin. (HS-06)