in

Launching Tim dan Jersey, PSS Target 10 Besar di Liga 1

Launching tim dan jersey PSS Sleman.

HALO SPORT- PSS Sleman melakukan launching tim dan jersey untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2022/2023. Jersey PSS musim ini bernuansa vintage karena mengadopsi kostum tim di musim 2006. Tim tak memasang target tinggi di kompetisi karena hanya membidik papan tengah, yaitu 10 besar.

Launching tim dan jersey berlangsung sederhana tanpa dihadiri banyak suporter. Berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (20/7/2022), launching PSS menampilkan pertandingan Trofeo Tiga Generasi. Tim yang berlaga, PSS Legend, PSS Acacemi U-20 dan tim yang berlaga di kompetisi dengan ofisial.

Sebelumnya, launching akan menghadirkan grup musik nasional. Bahkan beredar kabar, launching menampilkan laga uji coba melawan tim sesama Liga 1. Namun rencana itu berubah hanya beberapa hari sebelum hari H. Tidak ada pementasan band musik maupun uji coba yang memang sejak awal tak pernah disebutkan dalam acara launching.

Perubahan format launching dilakukan setelah mempertimbangkan dampak lapangan Stadion Maguwoharjo jika digunakan untuk panggung musik. Pasalnya, Maguwoharjo menjadi salah satu venue Piala AFF U-16 yang digelar di Yogyakarta.

Tanpa kehadiran band dan hanya menampilkan trofeo legends dan tim akademi tak mengurangi kemeriahan suasana launchinng yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB itu. Apalagi, PSS memperkenalkan jersey yang terinspirasi kostum di musim lampau, yaitu 2006.

Saat itu, PSS terpaksa tak bisa menyelesaikan kompetisi sampai akhir karena gempa bumi yang melanda wilayah DIY. Tak hanya PSS tetapi juga dua klub lainnya, PSIM Yogyakarta dan Persiba Bantul yang tak melanjutkan kompetisi.

Menghadapi kompetisi musim ini, PSS tak memasang target tinggi. Saat launching, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Andywardhana Putra pun tak membeberkan soal target apakah itu di liga maupun turnamen Piala Indonesia.

Andy hanya menyebutkan tim ingin meraih hasil lebih baik dibandingkan musim lalu. Di musim sebelumnya, PSS nyaris terdegradasi dan kepastian bisa bertahan baru diketahui di laga terakhir kompetisi setelah mereka mengalahkan Persija Jakarta 2-0.

“PSS menghadapai banyak tantangan di musim lalu. Namun kami bisa melaluinya. Kini, kami ingin maju bersama dan berharap tampil lebih baik di musim ini,” ujar Andy.

Andy akhirnya memberi jawaban saat disinggung target tim. Menurut dia PSS berharap bisa masuk 10 besar atau cukup papan tengah.

“Kami tidak bisa menyebutkan secara detail. Yang pasti kami mengupayakan bisa sampai di 10 besar,” kata Andy.

Target itu jauh di bawah pencapaian PSS saat menjalani debut setelah kembali promosi ke Liga 1 musim 2019. Saat itu, PSS mampu menduduki peringkat delapan.

Musim lalu saat kompetisi digelar di tengah pandemi, PSS menargetkan masuk 5 besar. Namun PSS gagal memenuhi target itu dan menempati zona bawah. Bila musim ini menargetkan 10 besar memang ada perbaikan karena sebelumnya menduduki peringkat 13.(HS)

Persiapan Porprov Jateng 2023, 16 Cabor Ikuti Mapping Prestasi KONI Kendal

Pro dan Kontra Pelaksanaan PRK 2022, Ini Tanggapan Bupati Kendal