in

Incar Petarung yang Lebih Berpengalaman

HALO SEMARANG – Mateusz Gamrot mengundang decak kagum setelah mengalahkan Arman Tsarukyan dalam partai perbaikan peringkat kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) pada UFC Vegas 57, 26 Juni lalu.

Leganda UFC Khabib Nurmagomedov memuji performa petarung asal Polandia itu.

Meski bukan laga perebutan gelar, duel Gamrot kontra Tsarukyan berjalan menghibur.

Selama lima ronde kedua jagoan itu tampil maksimal di oktagon.

Menurut Khabib, Mateusz layak untuk menjadi lawan anak didiknya, Islam Makhachev.

Tentang rencana pertarungan selanjutnya, Gamrot ingin menghadapi Justin Gaethje.

Setelah melewati Gaethje, dia baru akan meladeni Makhachev.

‘’Saya berharap Islam mengalahkan Charles Oliveira, dan saya mampu mengatasi Justin. Selepas itu saya siap menghadapi Islam,’’ ujar Gamrot seperti dilansir dari MMA Fighting.

Gamrot memilih Gaethje karena dianggapnya paling brutal di kelas ringan.

‘’Saya penggemar berat Justin. Saya sangat menghormatinya,’’ tegasnya.

Dalam duel terakhir, Gaethje dihentikan Oliveira dengan finis.

‘’Saya pikir Justin adalah generasi lama, sedangkan saya generasi baru. Sekarang saya ingin bertukar tempat,’’ jelas Gamrot.

Petarung 31 tahun ini memiliki rekor 21 kali menang, sekali kalah, dan satu kali no contest. (HS-06)

Chelsea Membidik, West Ham Menahan

Warga Karimunjawa Akhirnya Punya Alat USG