in

Bupati Pati Bentuk Tim Percepat Penurunan Angka Stunting

Bupati Pati Haryanto, beberapa waktu lalu ketika mengukuhkan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), di pendopo kabupaten. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Pemkab Pati telah berhasil menurunkan angka stunting dari 37 persen menjadi 5,7 persen. Namun demikian upaya untuk lebih menurunkan angka stunting terus dilakukan untuk mencegah angka tersebut naik lagi.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto, beberapa waktu lalu ketika mengukuhkan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), di pendopo kabupaten.

Pembentukan tim ini ialah dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Pati.

Selain dihadiri Bupati, acara pengukuhan TPPS ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Sekda Pati Jumani, para kepala dan pimpinan OPD, serta Ketua beserta pengurus TPPS.

Haryanto dalam sambutannya, mengungkapkan pada 2019 lalu, Kabupaten Pati masuk tiga besar daerah yang angka stuntingnya tinggi. Saat itu, imbuhnya, presentase stunting di Pati sebesar 37 persen.

“Pada 2019, Pati cukup tinggi, yakni 37 persen. Kemudian kami melakukan penanganan, hingga menurun, sampai akhirnya terkandala dengan pendemi Covid-19 sehingga tidak tertangani maksimal,” ujar Haryanto.

Dari 35 kabupaten atau kota di Jawa Tengah, saat ini Pati masuk urutan ke-17 daerah yang memiliki angka stunting tinggi.

Presentase stunting di Pati, kini sekitar 5,7 persen. Tetapi angka tersebut bisa meningkat, apabila stunting tidak dicegah.

“Sampai saat ini sudah 5,76 persen. Tahun 2019 sebanyak 37 persen. Dari tahun ke tahun ada perubahan yang cukup bagus. Jawa Tengah pada saat itu nomor 3, sekarang di urutan 17,” tambah Haryanto.

Namun Bupati pun menegaskan, meskipun ada penurunan kasus stunting, pihaknya tetap melakukan pencegahan agar stunting di Kabupaten Pati semakin rendah.

Sementara itu, Ketua TPPS, Muchtar, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan pada ibu-ibu hamil dan setelah melahirkan, untuk mencegah stunting.

“Ini mandat Perpres 72 tahun 2021. Dalam melaksanakan lima pilar stunting maka dibentuk TPPS,” ujarnya.

Ia pun berharap dengan adanya TPPS ini angka stunting di Kabupaten Pati semakin kecil. (HS-08)

Ratusan Hewan Terjangkit PMK dan Stok Obat Menipis, Pemkab Jepara Perketat Perdagangan Ternak

Kemenparekraf RI Ajak Pegiat Wisata dan UMKM di Demak Manfaatkan Media Digital sebagai Alat Promosi