HALO DEMAK – Pegiat pariwisata dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Demak, diajak untuk memanfaatkan media digital sebagai alat promosi. Media tersebut memiliki berbagai keunggulan, antara lain murah dan daya jangkaunya luas.
Ajakan itu disampaikan Subkoordinator Event Wilayah 1A Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Joko Suharbowo, terkait penyelenggaraan Bimbingan Teknis bertema ‘Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah melalui Media Digital, baru-baru ini.
Bimtek diselenggarakan Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI, di RM Kalijaga, Demak.
“Kami harapkan pegiat pariwisata dan pelaku UMKM juga memanfaatkan media digital, karena kalau tidak seperti itu, akan ketinggalan dengan yang lainnya. Selain itu, media digital itu sifatnya murah dan bisa langsung atau real time, serta bisa menjangkau lebih luas daripada promosi yang konvensional,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.
Joko Suharbowo juga mengatakan Kemenparekraf RI mendukung penuh para pegiat pariwisata dan pelaku UMKM, untuk mulai kembali mempromosikan wisata.
“Kami siap mendukung dan membantu dalam hal promosi kepada masyarakat agar tersebar lebih luas lagi. Untuk promosi wisata secara media digital sebenarnya dari kemenparekraf itu sudah memfasilitasi teman-teman yang ingin mempromosikan wisatanya. Media sosial yang digunakan oleh kemenparekraf gratis,” kata Joko.
Sementara, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini mengapresiasi kegiatan yang berlangsung.
Dirinya berharap dengan kegiatan ini dapat membantu para pelaku UMKM di Kabupaten Demak untuk lebih berinovasi lagi kedepannya untuk membantu sektor pariwisata.
“Acara bimtek semacam ini bisa meningkatkan semangat produktivitas dan inovasi-inovasi baru untuk masyarakat di Kabupaten Demak yang pada akhirnya bisa meningkatkan pariwisata di Kabupaten Demak,”ungkapnya.
Dia berharap peserta bisa lebih paham dan mengenal mengenai promosi melalui media digital.
“Kita harapkan para pelaku UMKM dan penggiat pariwisata bisa memanfaatkan media digital, dengan itu banyak informasi-informasi yang dikenal oleh masyarakat luas, itu akan menarik para wisatawan, menarik para investor untuk dapat atau mau berkunjung di Kabupaten Demak. Terutama setelah adanya keleluasaan atau kelonggaran Covid-19 ini mudah-mudahan kita akan ajak mereka untuk bangkit meningkatkan pariwisata di Kabupaten Demak,” harapannya,” kata dia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Expertis Pemasaran Digital dan Penggiat Wisata Shafigh Pahlevi Lontoh serta diikuti 50 Peserta yang berasal dari Pelaku UMKM, Ojek Online Kuliner, Aksesoris Monel, UMKM Batik, dan Makanan Olahan Laut. (HS-08)