HALO SEMARANG – Pep Guardiola, manajer Manchester City, dituding tidak bisa dan tak mau melatih pemain yang memiliki karakter pemimpin.
Penilaian itu diungkapkan Patrice Evra, mantan bek kiri dan kapten Manchester United (MU).
Menurut pemain asal Prancis ini, Pep sudah melakukan hal itu sejak menukangi Barcelona.
Evra juga menuding Guardiola memang sengaja tidak memunculkan sosok pemimpin di dalam skuadnya.
Dalam pandangannya, Pep terlalu egois sehingga ingin menjadi satu-satunya sosok yang bisa mengontrol seluruh tim.
Karena itu, lanjut Evra, para pemain The Citizens saat ini kehilangan sosok pemimpin di lapangan.
Kegagalan pada semifinal Liga Champions 2021-2022 menjadi bukti tiadanya figur leader di lapangan.
‘’City membutuhkan pemimpin, tetapi Guardiola tidak menginginkan pemimpin,’’ ujar Evra seperti dikutip dari Marca.
Dia menegaskan pria berkepala pelontos ini tak bisa melatih pemain yang berkarakter.
‘’Guardiola membangun timnya untuk mengendalikan semua orang. Ketika ada yang salah, dia satu-satunya yang memutuskan,’’ jelasnya.
Pep membesut Manchester Biru sejak musim 2016, tapi hingga sekarang selalu gagal di Liga Champions.
Musim lalu The Citizens lolos ke final Champions League, namun dikalahkan Chelsea. (HS-06)