in

Ini Alasan Tim Pabrikan Ducati Memble

HALO SEMARANG – Dua pembalap tim pabrikan Lenovo Ducati, Francesco Bagnaia dan Jack Miller, belum juga menunjukkan prestasi yang mengesankan hingga lima seri balapan MotoGP 2022.

Performa para pembalap Ducati memble pada Grand Prix (GP) Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 24 April lalu.

Duet Bagnaia dan Miller sama sekali tidak kompetitif.

Pecco, panggilan akrab Bagnaia, hanya finis di posisi kedelapan, sedangkan Miller gagal finis karena terjatuh.

Lenovo Ducati pun terlempar dari posisi lima besar dalam klasemen tim terbaik.

Menurut pengamat MotoGP Massimo Matteoni, para pembalap Ducati tidak memiliki gairah di atas trek.

Duet Pecco-Jack terlihat kesusahan dan tidak bisa padu dengan motornya.

Keduanya dinilai seperti pembalap yunior yang tak layak berkompetisi di Kejuaraan Dunia.

‘’Dari cara saya melihat mereka, saya pasti sudah memecat mereka berdua. Keduanya seperti tidak membalap dengan sungguh-sungguh,’’ ujar Matteoni seperti dilansir dari Corsedimoto.

Dia menambahkan keduanya harus ditegur lantaran performanya di bawah standar.

Penting bagi Ducati memiliki sosok pemimpin yang mampu mengendalikan suasana dalam pit.

Ducati telah memiliki sosok itui pada diri manajer, Davide Tardozzi.

Massimo justru memuji penampilan pembalap dari tim satelit, yakni Enea Bastianini.

Bersama Johann Zarco (Pramac Racing Ducati), Bastiani (Gresini Racing Ducati) mampu menembus lima besar dalam klasemen sementara pembalap.

‘’Enea kuat, tetapi dia harus melakukan yang terbaik dan tetap fokus,’’ paparnya.

Saat ini Miller menduduki urutan kesembilan, sedangkan Bagnaia satu undakan di bawahnya.

Keduanya tertinggal 38 angka di belakang pimpinan klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Alex Rins (Suzuki Ecstar). (HS-06)

Cocok Jadi Striker Baru The Gunners

Minta Si Serigala Lebih Sabar