in

Meski Ditarget Pendapatan Rp 37 Miliar, BRT Trans Semarang Tetap Utamakan Pelayanan

HALO SEMARANG – Meski di tahun 2022 ditarget pendapatan yang cukup besar yakni mencapai Rp37 miliar, Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Trans Semarang menegaskan tetap akan memprioritaskan pada pelayanan.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan, pihaknya ditarget tahun ini bisa mencapai pendapatan Rp 37 miliar dengan asumsi kondisi sudah normal tidak ada virus corona. Namun pihaknya tetap akan fokus untuk memberi layanan yang terbaik bagi penumpang.

“Karena jika dipatok target, kami takutkan driver akan ugal-ugalan dan mengesampikan keselamatan penumpang,” katanya, Rabu (26/1/2022).

Menurut dia, jika difokuskan hanya mengejar target pendapatan, maka dikhawatirkan para pengemudi alias driver akan mendapatkan tekanan untuk memberikan setoran. Akhirnya justeru mengesampingkan keselamatan penumpang atau pengendara jalan.

Hendrix menjelaskan, pada tahun 2021 lalu target pendapatan BLU Trans Senarang juga mencapai sebesar Rp 34 miliar. Namun karena adanya pandemi Covid-19 dan refocusing anggaran, target pendapatan direvisi menjadi Rp 19,9 miliar.

Dia menegaskan, driver agar tetap mematuhi aturan yang ada saat bertugas, termasuk batas kecepatan kendaraan, pembatasan penumpang dan jadwal keberangkatan.

“Kita tekankan kepada driver untuk berhati-hati membawa armada. Bahkan kita memberikan penyuluhan keselamatan transportasi bagi driver dengan menggandeng Satlantas Polrestabes Semarang dua bulan sekali,” ungkapnya.

Ditambahkan, pada tahun ini, BLU Trans Semarang memiliki rencana atau progam membuka feeder III rute Penggaron-Banyumanik. Saat ini rute baru tersebut masih dalam taraf kajian teknis sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rencananya rute feeder tersebut, lanjut dia, akan menggunakan armada kecil, sehingga bisa menjangkau beberapa perumahan dan menyesuaikan kontur jalan yang ada di kawasan tersebut.

Menurut informasi armada feeder III ini akan memiliki rute Terminal Penggaron – Simpang Pucang Gading, Klipang, Mangunharjo, Sigar Bencah dan Terminal Banyumanik PP.

Pihaknya juga akan mengkaji ulang serta mengakomodir permintaan masyarakat untuk rute baru lainnya. Seperti rute feeder di Palir serta Rusunawa Kudu. (HS-06)

Prihatin Atas Musibah Tanah Longsor di Tandang, PC Satria Kota Semarang Berikan Bantuan ke Keluarga Korban

Tancap Gas Pengurangan Pengangguran, Jateng Latih 30 Ribu Calon Enterpreneurship