in

Tak Ada Kasus Covid-19, Wali Kota Pekalongan Tetap Minta Masyarakat Waspadai Omicron

Foto : Pekalongankota.go.id

 

HALO PEKALONGAN – Walaupun sudah tak ada lagi pasien Covid-19 di Kota Pekalongan, namun Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid SE tetap meminta warganya waspada. Hal itu karena setiap saat, penderita Covid-19, termasuk varian Omicron bisa masuk ke wilayah ini.

Wali Kota mengatakan pada Januari ini ada satu kasus Covid-19 varian omicron di wilayahnya. Kasus ini berawal dari warga Kota Pekalongan, yang terpapar atau tertular oleh kerabatnya yang datang dari Bekasi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai tamu dari luar kota.

“Kasus Covid-19 varian omicron ini orang tanpa gejala (OTG), sehingga hanya dilakukan isolasi mandiri. Pihak keluarga sudah di-tracing semua untuk antisipasi. Alhamdulillah tak ada yang terpapar lagi,” kata Wali kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Dia juga mengatakan saat ini Kota Pekalongan masih berada dalam Level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Harapannya, masyarakat selalu menerapkan protokol kesehehatan, minimal 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Wali Kota, yang akrab disapa Aaf itu.

Dia juga meminta para camat dan lurah di Kota Pekalongan, untuk mulai menggerakkan RT dan RW, guna memantau kedatangan tamu dari luar kota dengan tingkat kasus Covid-19 nya tinggi.

“Di Jawa Tengah, daerah yang sudah pernah ada Kasus Covid-19 omicron yakni Cilacap, Solo, dan Kota Pekalongan,” kata Aaf. (HS-08)

Pastikan Pegawainya Dapat Vaksin Booster, Pemkot Tegal Adakan Razia

Segera Terapkan E-Parkir, Dishub Beri Pelatihan kepada 34 Juru Parkir