in

Hadapi Liga 1 2020, PSIS Banyak Mengandalkan Pemain Muda

Alfeandra Dewangga, salah satu pemain muda andalan PSIS di Liga 1 2020. (Foto dokumen Instagram @psisfcofficial).

 

 

HALO SEMARANG – Mengandalkan lebih dari 50 persen pemain di bawah usia 23 tahun, PSIS tak mematok target tinggi di Liga 1 2020. CEO PSIS, Yoyok Sukawi menegaskan, musim ini pihaknya hanya menargetkan bisa masuk ke papan tengah Liga 1 2020. Hal itu disampaikannya saat jumpa pers peresmian Stadion Citarum sebagai home base utama PSIS, Senin (27/1/2020).

“Target kami masih sama musim lalu, yaitu masuk ke delapan besar klasemen akhir Liga 1 2020. Tahun ini kami memang banyak mengandalkan pemain muda, jadi tak mematok target tinggi,” katanya.

Di skuad Mahesa Jenar, dari 30 pemain yang sudah dikontrak ada 20 pemain berusia di bawah 23 tahun. Pihaknya memang ingin memperkuat tim dengan fondasi pemain muda. Pemain muda ini disiapkan untuk regenarasi kompetisi mendatang, dengan kontrak durasi minimal dua tahun.

“Kenapa kami banyak menggunakan pemain muda, alasannya karena punya semangat tinggi dan mereka butuh banyak kesempatan. Meski masih muda, beberapa pemain yang sudah kami rekrut memiliki kemampuan dan pengalaman yang baik, untuk menjaga kedalaman tim. Kami memang ingin membentuk tim ini secara jangka panjang,” katanya.

Yoyok Sukawi juga memberi bocoran tentang salah satu pemain muda yang masih dibidik PSIS untuk melengkapi skuad tim.
“Kami akan rekrut satu lagi gelandang. Dia pernah membela Timnas U-23 era pelatih Indra Sjafri,” ujarnya.

Yoyok mengaku, mulai tahun ini pihaknya fokus untuk merekrut para pemain muda yang berkualitas.

Dia mencontohkan di lini belakang PSIS memiliki banyak pemain muda. Di antaranya Fredyan Wahyu, Ryan Ardiansyah, Frendy Saputra dan Safrudin Tahar.

“Tapi kami tetap merekrut Alfeandra Dewangga yang masih berusia 19 tahun. Jadi kami memiliki banyak variasi di lini belakang. Selain itu untuk membuat para pemain bisa bersaing dengan sehat,” imbuhnya.

“Selain itu ini merupakan keberhasilan Elite Pro Academy PSIS dalam mengorbitkan pemain muda dari akademi PSIS. Akademi berhasil mempromosikan 5 pemain U-20 dan 2 pemain U-18 dan ada satu pemain yang masuk ke Timnas U-19,” tandasnya.

Dia menegaskan, PSIS rata-rata mengontrak pemain dengan durasi paling sedikit dua tahun. Pihaknya belajar dari musim-musim lalu yang mengikat pemain dengan waktu satu tahun. Namun setelah bersinar pemain tersebut hengkang ke klub lain.

“Jadi pemain yang kami kontrak satu tahun, ketika mereka moncer banyak tim lain yang ingin merekrut mereka. Jadi saat mereka pergi, kita parah hati,” pungkasnya.(HS)

HUT ke 25, Marimas Luncurkan Program Marimas Umroh 250

Konsep Omnibus Law Pemerintah Pusat Diharap Tak Mengorbankan Tenaga Kerja