
HALO KENDAL – Kapal Motor Penumpang (KMP) Kalibodri akan berlayar kembali pada 1 Mei dari Pelabuhan Kendal menuju Kalimantan Tengah, tanpa membawa satu penumpang pun kecuali awak kapal.
Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andy Rahmat Yuliyanto mengatakan, hal ini dilakukan, untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021 dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
“Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kendal mulai memberlakukan zero penumpang di semua kapal yang hendak berlayar atau datang ke pelabuhan Kendal,” terangnya, Selasa (27/6/2021).
Dijelaskan Andy, kebijakan zero penumpang ini berlangsung hingga pemerintah mencabut larang mudik pasca lebaran Idul Fitri nanti.
“Kita sudah berlakukan zero penumpang sejak kemarin saat kapal Kalibodri datang Minggu sore. Sedangkan untuk kapal yang biasanya mengangkut barang dan penumpang hingga 390 orang, sementara ini dinonaktifkan. Nanti 1 Mei baru berangkat lagi,” jelasnya.
Sementara, lanjut Andy, sejumlah petugas Dishub bersama KSOP hingga TNI AL, disiagakan untuk mengecek dan mengawasi setiap keberangkatan dan kedatangan kapal.
“Petugas kami bakal menolak penumpang siapa saja yang nekat menaiki kapal sepanjang larangan mudik berlangsung. Bahkan pemeriksaan ketat melewati dua kali skrining. Jika ada penumpang yang nekat, kita tolak,” tandasnya.
Andy menambahkan, selama larangan mudik hingga 17 Mei mendatang, operasional kapal di Pelabuhan Kendal tertutup bagi penumpang umum.
“Untuk saat ini, KMP Kalobodri hanya diperkenankan membawa barang (logostik), tenaga medis dan obat-obatan, dari Kendal menuju Kumai dan sebaliknya,” ujarnya.
Sedangkan untuk penumpang umum, baru boleh menaiki kapal setelah larangan mudik selesai, dengan ketentuan, penumpang umum wajib menyertakan hasil tes PCR Covid-19.
“Sedangkan bagi penumpang dari sopir truk atau kernet melampirkan hasil rapid tes antigen,” pungkasnya.(HS)