in

Tim Monitoring Verval Mabes TNI Datang ke Kendal, Beri Pengarahan Manajer dan Ketua KDKMP

Mayjen TNI Tatang Subarna, saat bertatap muka dengan Manajer dan Ketua KDKMP, serta Babinsa di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (21/10/2026).

HALO KENDAL – Tim monitoring, verifikasi dan validasi (verval) dari Mabes TNI, Mayjen TNI Tatang Subarna bertatap muka dengan para Manajer dan Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Rabu (21/10/2026).

Mayjen Tatang Subarna menginisiasi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola KDKMP, guna memastikan para pengurus dan manajer di daerah dapat menjalankan operasional secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara dalam arahannya, Jenderal yang akrab disapa Abah tersebut, berinteraksi dan berbincang santai dengan Manajer dan Ketua KDKMP, serta menyerap aspirasi terkait kondisi di lapangan.

Usai kegiatan, Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, kepada sejumlah awak media menjelaskan, kehadiran Mayjen TNI Tatang Subarna mewakili Tim Monitoring, Verifikasi dan Validasi dari Mabes TNI, untuk melakukan pengecekan di 141 titik KDKMP yang ada di Kendal yang dicek oleh empat tim.

“Dari beliau menginiasi menginisiasi untuk mengumpulkan para manajer koperasi di seluruh wilayah kabupaten Kendal, untuk menyamakan persepsi terkait bagaimana manajemen tata kelola KDKMP, sehingga tidak ada tumpang-tindih tugas dan kewenangan manajer koperasi seperti apa, ketua koperasi seperti apa,” jelasnya.

Diharapkan, dengan adanya sosialisasi dan kordinasi, serta arahan-arahan dari Tim Mabes TNI, dan Tim dari Forkopimda Kendal itu, menjadi gambaran nyata dari semua polemik yang selama ini tidak pernah terpecahkan.

“Hari ini, para manajer koperasi dan ketua koperasi sedikitnya sudah mempunyai gambaran, apa tugas yang harus mereka kerjakan ketika operasionalisasi,” ungkap Dandim.

Disebutkan, untuk kegiatan tahap berikutnya, setelah selesai tim verval pemda melaksanakan tugas, juga tim Mabes TNI melakukan monitoring dan verval, menurutnya ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan.

“Sesuai yang disampaikan Pak Sekda Kendal tadi, bahwa akan dibuat serah terima, dan kemudian kita tunggu droping sarpras di seluruh KDKMP di wilayah Kabupaten Kendal. Karena, begitu dilaksanakan pengecekan belum seratus persen sarpras ini terdorong ke KDKMP,” beber Letkol Inf Ade Sohali.

Untuk itu, lanjut Dandim, dengan kunjungan dari Tim Mabes TNI, sarpras yang belum 100 persen, akan didorong, dipercepat, agar bisa segera operasionalisasi.

“Untuk waktunya masih menunggu, sehingga semua tim bekerja, dari Kementerian Koperasi bekerja, dari Pemda bekerja, dari Tim Mabes TNI bekerja, supaya apa yang dikehendaki Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahwa seluruh KDKMP yang pembangunannya sudah seratus persen dioperasionalisasikan,” ujarnya.

“Karena ini juga harapan masyarakat sudah menanti. Bahwasannya, KDKMP harus segera dioperasionalkan, sehingga dampak kebermanfaatannya bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kendal itu segera dirasakan,” imbuh Dandim.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan pemerintah daerah telah menugaskan tim untuk melakukan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara langsung di lapangan.

Dirinya menegaskan, proses verifikasi dan validasi tidak cukup dilakukan hanya melalui pemeriksaan dokumen di atas meja, namun tim harus melihat kondisi nyata di lapangan. Termasuk memeriksa bangunan koperasi secara langsung untuk memastikan kesiapan fisik dan operasionalnya.

“Proses verifikasi dan validasi tidak dilakukan di atas meja saja, tetapi harus langsung terjun ke lapangan. Jadi tim verval harus melihat dan memeriksa langsung kondisi gedung KDKMP secara nyata untuk memastikan kesiapan yang sebenarnya,” tandas Sekda.(HS)

Biznet Genap 26 Tahun, Perkuat Infrastruktur Digital dan Siapkan Ekspansi Kabel Laut Baru