HALO SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli).
Dia menegaskan, tidak boleh ada anggota kepolisian yang menyalahgunakan kewenangan atau memanfaatkan tugas, untuk kepentingan pribadi yang merugikan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat melaksanakan Safari Kamtibmas, di Gereja Santo Athanasius Agung, Kota Semarang, baru-baru ini.
Kegiatan Safari Kamtibmas ini menjadi momentum, untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat sinergi Polri dan masyarakat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Dalam program Polisi Bersama Masyarakat, saya tidak ingin melihat ada anggota kami yang melakukan pungli di jalan. Apabila masyarakat mengetahui adanya anggota polisi yang melakukan pungli, silakan laporkan kepada kami. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia, seperti dirilis polresta.surakarta.go.id.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jateng juga memperkenalkan diri, sekaligus menyampaikan komitmennya dalam mengemban amanah sebagai pimpinan Polda Jawa Tengah.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan semata-mata menjalankan tugas kedinasan, melainkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat.”
“Saya berada di sini sebagai Kapolda Jawa Tengah dengan tujuan mewujudkan Polisi Bersama Masyarakat. Saya memahami bahwa masyarakat sangat membutuhkan kehadiran kepolisian yang mampu memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta rasa aman,” tegas Irjenpol Roy Hardi Siahaan.
Kapolda Jateng juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas.
Oleh karena itu, setiap anggota kepolisian dituntut untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang tulus dan berkeadilan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda Jateng menyampaikan perhatian dan kepeduliannya terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya kaum rentan, penyandang disabilitas, anak-anak, serta masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kepolisian harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial ekonomi.
Menurutnya, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari kesediaan mendengarkan aspirasi warga, memberikan pelayanan secara humanis, hingga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan keadilan sesuai dengan hak-haknya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jateng juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa Polda Jawa Tengah semakin dekat dengan masyarakat.
“Saya mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar saya dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah. Saya berharap apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat Jawa Tengah dapat kami wujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan bahwa kegiatan Safari Kamtibmas yang dilaksanakan Kapolda Jateng, merupakan bagian dari upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus menyosialisasikan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai semangat dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui slogan Polisi Bersama Masyarakat, menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Dibutuhkan dukungan, kepercayaan, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kami juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan slogan ini sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan yang tulus, tidak menyakiti hati masyarakat, serta menolak segala bentuk penyalahgunaan kewenangan,” ungkap Kombes Pol. Yuliyanto. Minggu (11/10)
“Harapan kami, Polisi Bersama Masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Jawa Tengah. Dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan saling percaya, kita dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” kata dia. (HS-08)


