HALO KENDAL – Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah Adi Nugroho (44) warga Desa Boja, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, saat menerima bantuan tunai Program Kartu Jateng Ngopeni (KajeN) dari Pemerintah Kabupaten Kendal, Kamis (24/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, didampingi Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Pengelolaan Data Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Ria Listianasari.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Komsiati, warga RT 07/RW 04, Desa Boja, yang telah bertahun-tahun mendapat amanah untuk mengurus Adi Nugroho, penyandang disabilitas intelektual dan rungu.
Bagi Komsiati, bantuan yang diterima bukan sekadar bantuan dalam bentuk materi. Perhatian tersebut menjadi tanda bahwa kondisi Adi Nugroho dan keluarganya mendapat perhatian dari pemerintah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya, saat menerima bantuan bersama Adi Nugroho.
Komsiati mengungkapkan, selama ini dirinya belum pernah mendapatkan bantuan sosial untuk Adi Nugroho. Oleh karena itu, ketika bantuan tersebut akhirnya diterima, rasa syukur dan terima kasih pun disampaikannya kepada Pemkab Kendal.
Dijelaskan, Adi Nugroho telah mengalami kondisi tersebut sejak masih kecil setelah terjatuh dari sepeda. Sejak saat itu, dirinya turut mendampingi dan mengurus Adi hingga sekarang.
“Kami berharap ke depannya Adi Nugroho bisa mendapatkan alat bantu pendengaran dan juga kacamata untuk mendukung aktivitasnya sehari-harinya,” kata Komsiati.
Tidak hanya Komsiati yang merwat Adi Nugroho, bantuan KajeN juga diberikan kepada Premono Adi Pamungkas (27), warga Desa Tampingan Kecamatan Boja, yang merupakan penyandang disabilitas intelektual.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, bantuan sebagai bentuk komitmen Pemkab Kendal dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, termasuk bagi para penyandang disabilitas, lansia, orang dengan gangguan jiwa, maupun masyarakat kurang mampu.
“Pemerintah memiliki berbagai program yang dapat diberikan kepada masyarakat sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya, termasuk bagi penyandang disabilitas, lansia, orang dengan gangguan jiwa, maupun masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Namun, lanjut Bupati, keberadaan warga yang membutuhkan bantuan tidak selalu dapat diketahui pemerintah tanpa adanya informasi dari lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan warga yang membutuhkan perhatian.
“Kami berharap apabila ada warga yang membutuhkan bantuan segera dilaporkan. merintah memiliki berbagai program untuk penyandang disabilitas, lansia, orang dengan gangguan jiwa, maupun masyarakat kurang mampu. Namun kami membutuhkan informasi agar bantuan bisa segera ditindaklanjuti,” ungkap Bupati.
Menurutnya, kepedulian bukan hanya hadir melalui penyaluran bantuan, tetapi juga melalui kepedulian bersama untuk memastikan warga yang membutuhkan tidak berjalan sendirian.
Melalui kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang membutuhkan dapat teridentifikasi dan memperoleh hak serta bantuan sesuai kebutuhannya. (HS-06)


