HALO SRAGEN – Bupati Sragen Sigit Pamungkas menilai keberadaan Muslimat NU, turut menandai semakin kuatnya peran perempuan dari ranah domestik ke ruang publik.
Peran tersebut dinilai penting untuk terus dikembangkan, melalui kontribusi perempuan dalam kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dalam acara Konferensi Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-VIII Kabupaten Sragen Tahun 2026, Minggu (13/9/2026), di Gedung IPHI Kabupaten Sragen.
Konferensi yang diikuti para ketua ranting Muslimat NU dari 196 ranting se-Kabupaten Sragen tersebut, juga menjadi forum evaluasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan dan penguatan peran organisasi pada periode mendatang.
“Muslimat punya peran penting dalam memberikan usulan kebijakan, terutama untuk mengadvokasi masyarakat yang belum beruntung,” kata Sigit, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Ia berharap konferensi menghasilkan kepemimpinan dan arah organisasi yang mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah, sehingga peran Muslimat NU semakin nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sragen, Ida Ariyani mengatakan, berbagai program telah berjalan baik meski masih terdapat kekurangan yang menjadi bahan evaluasi.
Hasil konferensi diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan pengabdian organisasi dengan tetap menjaga kemandirian sekaligus koordinasi.
“Siapapun yang mendapat amanah, mari kita dukung bersama. Pergantian kepemimpinan harus membuat kita semakin kuat dan solid dalam menanam amal dan manfaat,” ujarnya. (HS-08)


