in

Mengisi Pengajian Kamisan, Wabup Banjarnegara Ajak ASN Tingkatkan Integritas

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, memberikan ceramah Pengajian Rutin Kamisan bagi ASN di lingkungan Sekretariat Daerah MPP dan Dinas Kominfo Banjarnegara, di Aula Sasana Bhakti, Kamis (10/9/2026). (Foto : banjarnegarakab.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, mengajak seluruh ASN tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memperkuat keimanan, ketakwaan, disiplin, dan integritas sebagai landasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Wabup Wakhid, saat memberikan ceramah Pengajian Rutin Kamisan bagi ASN di lingkungan Sekretariat Daerah MPP dan Dinas Kominfo Banjarnegara, di Aula Sasana Bhakti, Kamis (10/9/2026).

Pengajian dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, para Kepala Bagian Setda, serta ASN di lingkungan Setda, MPP, dan Dinkominfo Banjarnegara.

Dalam ceramahnya Wabup Wakhid meminta pengajian Kamisan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga jadi momentum untuk mempersiapkan diri sebelum menjalankan tugas pemerintahan, sehingga terbangun kesadaran bahwa tugas ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan keislaman, ketakwaan, spiritualitas, dan integritas kita, agar pelayanan kita kepada masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Gus Wakhid, seperti dirilis banjarnegarakab.go.id.

Ia menegaskan, pembinaan spiritual tersebut tetap harus memperhatikan tugas utama ASN sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, pengajian dikemas secara singkat agar tidak mengganggu pelayanan publik.

“Pengajian tidak akan lama-lama. Kalau saya panjang-panjang nanti mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Disiplin ASN turut menjadi sorotan. Wabup meilai, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kualitas SDM aparatur, termasuk kedisiplinan dalam menjalankan tugas. pemkab membutuhkan SDM yang semakin baik, baik dari sisi kompetensi maupun karakter. Kedisiplinan, integritas, dan spiritualitas harus berjalan beriringan sehingga ASN mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Yang kami butuhkan adalah bagaimana SDM ini lebih baik. Terlepas dari itu, tentu kita ikhtiar untuk melayani masyarakat, bagaimana menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Karena itu, dia menilai pembiasaan berdoa sebelum memulai pekerjaan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja ASN. Pengajian rutin setiap Kamis pagi diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat spiritualitas sekaligus membangun semangat pelayanan.

Gus Wakhid kemudian mengingatkan pentingnya istiqamah dalam mengamalkan dan menghayati Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, orang yang istiqamah membaca Asmaul Husna akan mendapatkan berbagai keutamaan atas izin Allah SWT, antara lain dimudahkan dalam menghadapi berbagai urusan, dihilangkan kegelisahan dan kesusahan, serta diberikan ketenangan dalam menjalani kehidupan.

“Orang yang istiqamah membaca Asmaul Husna akan digampangkan segala urusannya oleh Allah, dihilangkan kegelisahan dan kesusahannya, digampangkan membayar utang, tidak akan terzalimi, tidak akan tersesat, dan akan disembuhkan dari segala penyakit,” kata dia. (HS-08).

 

Smart Village, Pemkab Purbalingga Upayakan Pemerataan Pemanfaatan Teknologi Terintegrasi

Hadiri Konsolidasi Akbar FSPMI, Kapolri : Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Keluarga Perusahaan