in

Ditinggal Jemput Anak Sekolah, Rumah Warga di Kedungwuni Pekalongan Hangus Terbakar

Bekas kebakaran rumah milik Wahudi (40) di Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Sebuah rumah milik Wahudi (40) di Desa Tangkil Kulon, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, hangus terbakar pada Jumat (28/8/2026) pagi.

Insiden kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut, menyebabkan korban mengalami kerugian materiil hingga Rp 100 juta.

Kasubsi Penmas Sihumas, Iptu Suwarti, mewakili Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf, mengatakan bahwa jajaran kepolisian, langsung bergerak ke lokasi, seusai menerima laporan dari warga sekitar.

“Pada hari Jumat tanggal 28 Agustus 2026 diketahui sekira pukul 10.45 wib, Polsek Kedungwuni bersama Pamapta Polres Pekalongan telah menerima laporan dan mendatangi TKP kebakaran sebuah rumah yang berada di Desa Tangkil Kulon, Kedungwuni,” ujar Iptu Suwarti, Jumat (28/8/2026), seperti dirilis humas.polri.go.id.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 wib ketika pemilik rumah, Wahudi, bepergian untuk menjemput anaknya di sekolah. Saat ditinggal, kondisi rumah dalam keadaan aman.

Di dalam rumah masih terdapat dua orang saksi, yakni Winarti (38) dan Kasturah (60).

Sekitar pukul 10.45 wib, Winarti yang sedang beraktivitas menjahit di dalam rumah mendadak melihat kobaran api muncul dari bagian atap.

“Saat saksi sedang menjahit, ia melihat api sudah menyala di bagian atas rumah. Diduga kuat sumber api berasal dari korsleting kabel jaringan listrik di atap,” ungkap Suwarti.

Melihat kobaran api yang kian membesar, Winarti bersama Kasturah segera berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan berteriak meminta pertolongan warga.

Hanya dalam kurun waktu sekitar lima menit, kobaran api dengan cepat merambat dan membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan rumah milik Wahudi.

Warga sekitar yang mendengar teriakan saksi langsung berdatangan bahu-membahu melakukan pemadaman secara swadaya agar api tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya. Sebagian warga lainnya menghubungi Damkar serta Polsek Kedungwuni.

Petugas Polsek Kedungwuni yang tiba di lokasi segera berbaur dengan warga melakukan pemadaman dan pengamanan area sekitar. Api berhasil dipadamkan setelah armada Damkar dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp. 100 juta,” pungkas Kasubsi Penmas. (HS-08)

 

Wonogiri Mini Jobfair 2026 Hadirkan 1.024 Lowongan Pekerjaan

Sekda Sumarno Minta Perguruan Tinggi se-Jateng  Perkuat Kolaborasi