in

Ada Sekolah Rakyat dan Beasiswa hingga Magang ke Jepang, Wabup Sragen Dorong Warganya Manfaatkan Peluang

Karnaval Pembangunan di Jalan Citrosancakan, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu (19/8/2026). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Ruas Jalan Citrosancakan, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, seketika menjelma menjadi lautan manusia.

Warga berjejer memenuhi sisi jalan, menyisakan ruang bagi iring-iringan Karnaval Pembangunan yang membawa warna-warni kemeriahan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu (19/8/2026).

Karnaval Pembangunan diikuti 107 peserta dengan 32 konvoi kereta hias. Iring-iringan bergerak menyusuri jalan dengan membawa beragam kreasi masyarakat dan pelajar.

Kereta hias tampil dengan berbagai bentuk dan tema, berpadu dengan peserta karnaval jalan yang mengenakan kostum warna-warni, pakaian adat, tokoh perjuangan, hingga karakter dan kreasi kekinian.

Meski panas matahari menyengat, tepuk tangan dan sorak penonton tetap terdengar ketika rombongan karnaval melintas.

Anak-anak tampak bersemangat melambaikan tangan, sementara warga dari berbagai usia mengabadikan momen melalui telepon genggam.

Wakil Bupati Sragen, Suroto, seperti dirilis sragenkab.go.id, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Gemolong, bersama para tokoh pendidikan yang telah menginisiasi kegiatan Karnaval Pembangunan sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, semangat pembangunan yang ditampilkan melalui karnaval perlu dimaknai lebih luas, terutama melalui penguatan sektor pendidikan.

Ia menilai perkembangan pendidikan di Gemolong terus menunjukkan kemajuan, ditandai dengan semakin banyaknya lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, termasuk hadirnya perguruan tinggi di wilayah tersebut.

“Pesan saya kepada masyarakat Gemolong, jangan sampai ketinggalan, khususnya dalam pendidikan. Sekarang sudah ada Sekolah Rakyat di Mondokan yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang masih berada di garis kemiskinan untuk mendaftar. Selain itu, ada juga beasiswa kuliah dan program magang ke Jepang,” katanya.

Suroto juga mengajak masyarakat menjadikan berbagai peluang tersebut sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi Gemolong yang lebih maju.

Menurutnya, semangat pendidikan harus berjalan beriringan dengan keberanian untuk berkembang dan mengambil kesempatan yang ada.

“Gemolong ISO (Inovatif, Semangat, Optimis-Red) harus menjadi dasar semangat untuk terus berinovasi dan optimis dalam pembangunan Gemolong, khususnya dalam mengisi kemerdekaan ke-81 ini,” kata dia. (HS-08)

 

 

Selama 3 Hari, Ratusan Produk UMKM Penuhi Halaman Kantor Gubernur Jateng

Dekatkan Akses Kesehatan, Pemkab Boyolali Mulai Bangun Puskesmas Juwangi