HALO SURAKARTA – Polresta Surakarta bersama polsek-polsek jajaran, serentak mendatangi SMA, SMK, dan MA di berbagai wilayah di Kota Surakarta, untuk memberikan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, saat pelaksanaan upacara bendera.
Di hadapan ratusan siswa, petugas juga menyampaikan penyuluhan mengenai maraknya geng motor, aksi balap liar, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.
Tak hanya itu, para pelajar juga diingatkan agar tidak melakukan perundungan (bullying), tidak main hakim sendiri, serta menjaga etika dalam pergaulan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Dalam amanat yang disampaikan, personel kepolisian mengajak para siswa untuk tidak mudah terpengaruh pergaulan bebas maupun ajakan mencoba narkoba.
Mereka juga diminta mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, tidak terlibat balap liar, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polresta Surakarta dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Polri mengajak seluruh pelajar, untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, menjauhi geng motor dan balap liar, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
“Keberhasilan pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat,” kata AKP Lingga, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Menurutnya, selain melakukan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, Polresta Surakarta juga terus mengedepankan edukasi sebagai langkah pencegahan sejak dini.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar para pelajar memiliki pemahaman yang kuat mengenai dampak buruk narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Melalui sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah sekolah tersebut, Polresta Surakarta berharap para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga diri, menaati aturan, serta berani menolak segala bentuk pengaruh negatif.
“Kami ingin pelajar di Kota Surakarta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini menjadi benteng utama agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan narkotika,” kata dia. (HS-08)


