in

PMI Kendal Distribusi Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Penyaluran air bersih oleh PMI Kendal di Dusun Pilangsari, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Rabu (22/7/2026).

HALO KENDAL – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal memulai penyaluran air bersih kepada masyarakat, dalam rangka operasi penanganan bencana kekeringan.

Kegiatan perdana dilaksanakan di Dusun Pilangsari, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, sebagai bentuk komitmen PMI dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Pada distribusi perdana ini, PMI Kabupaten Kendal menyalurkan 10.000 liter air bersih melalui dua kali pengiriman (trip) yang menjangkau 48 kepala keluarga (198 jiwa) terdampak kekeringan.

Penyaluran dilakukan menggunakan armada tangki air dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan instansi terkait guna memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sejalan dengan arahan tersebut, PMI Kabupaten Kendal akan terus melakukan pemantauan
terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan dan menyesuaikan distribusi
bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ketua PMI Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, selain mendistribusikan air bersih, PMI Kabupaten Kendal juga akan memberikan layanan kesehatan melalui kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes).

“Edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan air bersih secara bijak, serta pencegahan penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau akan menjadi bagian dari layanan kemanusiaan PMI sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Ircam menjelaskan, dalam pelaksanaan distribusi ini, PMI Kabupaten Kendal melakukan koordinasi penentuan titik distribusi, mobilisasi personel, penyaluran air bersih, serta pelaporan kepada pimpinan PMI Kabupaten Kendal dan Posko PMI Jawa Tengah. Operasi perdana melibatkan 1 staf dan 1 relawan PMI Kabupaten Kendal.

“PMI Kabupaten Kendal berharap operasi kemanusiaan ini dapat membantu masyarakat
memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang
diperkirakan masih akan berlangsung selama musim kemarau,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menegaskan, bahwa operasi penanganan kekeringan akan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita akan operasi sepuluh bulan dengan target saru juta kubik air untuk masyarakat di seluruh
Indonesia,” tandasnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, PMI Kabupaten Kendal akan terus melakukan pemantauan
terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan dan menyesuaikan distribusi
bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

PMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung aksi-aksi kemanusiaan, agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat pelayanan PMI. (HS-06)

Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Karakter, Sekda Jateng: PAUD Fondasi Masa Depan Bangsa

Wirausaha Perempuan Jateng Unjuk Gigi, Iwapi Pamerkan Produk Unggulan dari 30 Kabupaten/Kota