in

Komitmen “UPGRIS Memberi Makna”, Kampus Gelar Baksos dan Program Desa Binaan di Gubug

Kegiatan baksos dan program desa binaan yang digelar oleh UPGRIS dalam rangkaian Dies Natalis ke-45, di Desa Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis (16/7/2026).

HALO SEMARANG – Perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang lahirnya ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Gagasan itulah yang kembali ditegaskan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui rangkaian kegiatan Bakti Sosial dan Desa Binaan di Desa Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis (16/7/ 2026).

Program ini menjadi bagian dari Dies Natalis ke-45 UPGRIS dengan mengusung tema “UPGRIS Memberi Makna”, sebuah ikhtiar agar setiap kegiatan kampus memberi dampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Kegiatan ini hasil kerja sama UPGRIS dengan Wakil Ketua Komite I DPD RI sekaligus Anggota MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah, Muhdi.

Berbagai program digelar secara terpadu di kompleks Kantor Kepala Desa Gubug, mulai dari bakti sosial, pasar sembako murah, penyuluhan hukum, penandatanganan nota kesepahaman desa binaan, hingga kegiatan motivasi pendidikan bagi pelajar.

Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo mengatakan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat. Terutama pada situasi ekonomi yang masih memberikan tantangan bagi banyak keluarga. Karena itu, penyelenggaraan pasar sembako murah diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian kampus terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui Dies Natalis ini, kami ingin keberadaan UPGRIS benar-benar memberi makna bagi masyarakat. Kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga harus menghadirkan solusi dan manfaat bagi lingkungan,” ucap Rektor.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara UPGRIS dan Pemerintah Desa Gubug. Kesepakatan ditandatangani oleh Rektor UPGRIS bersama Penjabat Kepala Desa Gubug As’adul Munir.

Kerja sama itu menjadi landasan pengembangan Desa Gubug sebagai desa binaan melalui berbagai program pemberdayaan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite I DPD RI, Muhdi menyerahkan bantuan peralatan olah raga kepada Karang Taruna Desa Gubug. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas positif kalangan pemuda sekaligus memperkuat peran organisasi kepemudaan sebagai motor pembangunan desa.

Menurut Muhdi, pembangunan masyarakat tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, serta ruang-ruang produktif bagi generasi muda. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Selain menyapa masyarakat, Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, juga kunjungi SMA Negeri 1 Gubug dalam kegiatan “Ready, Set, Grow!” bersama para siswa. Di hadapan pelajar, ia mengajak mereka mulai merancang masa depan melalui pendidikan tinggi.

“Merancang masa depan bisa dimulai dari memutuskan untuk melanjutkan pendidikan. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, potensi diri berkembang dan peluang karier akan semakin terbuka,” katanya.

Aspek edukasi juga menjadi perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dosen Fakultas Hukum UPGRIS Praditya Arcy Pratama, S.H., M.H. memberikan penyuluhan hukum mengenai bahaya judi daring yang belakangan semakin marak.

Praditya mengingatkan bahwa praktik perjudian tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga kerap menjadi pintu masuk berbagai tindak pidana lain yang berujung pada persoalan hukum maupun keretakan kehidupan keluarga.

Melalui rangkaian kegiatan itu, UPGRIS menunjukkan bahwa peringatan hari jadi perguruan tinggi tidak semata menjadi seremoni internal. Momentum Dies Natalis dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan warga.

Semangat “UPGRIS Memberi Makna” pun diwujudkan melalui langkah konkret, mulai dari membantu meringankan beban ekonomi, memperluas akses pendidikan, membangun kesadaran hukum, hingga memperkuat kolaborasi dalam pengembangan desa, serta pelayanan kebutuhan secara gratis untuk masyarakat sekitar. (HS-06)

Jelang Peringatan Hari Jadi ke-421, Ini Rangkaian  Kegiatan yang Disusun Pemkab Kendal

Luncurkan Nyaman Bersama Mandiri, Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah dari Transaksi hingga Layanan