in

Wakil Ketua DPRD Jateng: Penguatan UMKM Kunci Menjaga Ketahanan Ekonomi Daerah

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko. (Foto : Istimewa)

HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menegaskan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah. Menurutnya, UMKM telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian sekaligus mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Heri mengatakan, besarnya jumlah pelaku UMKM di Jawa Tengah menjadi modal yang harus terus dikembangkan. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, hingga mempermudah akses pembiayaan bagi para pelaku usaha.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saat ini terdapat sekitar 4,45 juta unit UMKM. Sektor tersebut didominasi oleh usaha mikro yang mencapai lebih dari 90 persen dari total pelaku usaha.

Menurut Heri, keberadaan jutaan UMKM tersebut memiliki peran strategis karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di berbagai daerah, mulai dari perkotaan hingga pedesaan.

“UMKM adalah fondasi ekonomi Jawa Tengah. Ketika UMKM tumbuh, daya beli masyarakat ikut terjaga, lapangan kerja tercipta, dan perekonomian daerah menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno saat meninjau Gelar Produk Koperasi dan UMKM di halaman Parkir Stadion Manahan, Kota Surakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Ia juga menyoroti kontribusi UMKM terhadap iklim investasi di Jawa Tengah. Pada 2025, sektor UMKM tercatat mampu menyumbang sekitar 20 persen dari total realisasi investasi di provinsi ini.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha kecil, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan investasi daerah.
Heri menilai pemerintah daerah perlu terus memperkuat ekosistem UMKM melalui pelatihan, pendampingan, digitalisasi usaha, hingga peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan bantuan permodalan. Pelaku usaha juga perlu didampingi agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan memanfaatkan teknologi digital,” katanya.

Selain itu, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan. Sinergi tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, inovasi, dan pasar.

Heri menambahkan, penguatan UMKM juga menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Semakin kuat sektor UMKM, semakin tinggi pula kemampuan daerah dalam menghadapi berbagai gejolak ekonomi.

“Kita harus terus mendorong UMKM naik kelas. Dengan usaha yang semakin produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, UMKM akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Jawa Tengah,” pungkasnya.(HS)

Perbaikan Jalan di Jateng Terus Digenjot, Heri Pudyatmoko Minta Kualitas Pekerjaan Jadi Prioritas

Hingga Juli 2026, Lebih dari 3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng