HALO BATANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Batang, mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan Bendungan Kramat sebagai lokasi berenang, termasuk selama masa libur sekolah.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah, karena masih ada anak-anak yang memanfaatkan bendungan sebagai tempat bermain air, di tempat yang berbahaya itu.
Wawan Nurdiansyah menegaskan bendungan bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk aktivitas berenang maupun bermain air, karena berpotensi menimbulkan kecelakaan, termasuk kasus tenggelam.
“Bendungan pada dasarnya bukan diperuntukkan sebagai tempat bermain atau berenang karena sangat rawan memicu kecelakaan maupun kejadian orang tenggelam,” kata dia, di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang, Senin (6/7/2026).
Menurut Wawan, masyarakat tidak boleh lengah meskipun saat ini memasuki musim kemarau dan debit air bendungan terlihat lebih rendah dibandingkan musim penghujan.
Kondisi tersebut tidak menjamin keamanan karena sewaktu-waktu dapat terjadi peningkatan debit air akibat kiriman dari wilayah hulu setelah turun hujan di daerah selatan.
“Pada musim kemarau memang debit air cenderung lebih kecil, tetapi tetap ada potensi datangnya air kiriman secara tiba-tiba yang dapat menaikkan debit air dalam waktu singkat,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Karena itu, BPBD meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama masa liburan, agar tidak bermain di kawasan bendungan maupun saluran air yang berisiko.
Sebagai alternatif yang lebih aman, BPBD mengimbau masyarakat memanfaatkan kolam renang resmi yang telah memenuhi standar keselamatan.
“Apabila anak-anak ingin berenang atau bermain air, sebaiknya memanfaatkan fasilitas kolam renang yang tersedia sehingga aktivitas rekreasi tetap aman dan nyaman,” terangnya.
BPBD berharap, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan anak terus meningkat, sehingga kasus kecelakaan air selama musim liburan dapat dicegah.
“Pemerintah Kabupaten Batang juga mengajak seluruh orang tua untuk berperan aktif mengingatkan dan mendampingi anak-anak saat beraktivitas di luar rumah demi mewujudkan liburan sekolah yang aman, sehat, dan menyenangkan,” kata dia. (HS-08)


