in

Imigrasi Semarang Jemput Bola ke Desa, Layanan Paspor Hadir di Mangunrejo Demak

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang memberikan layanan paspor dan konsultasi keimigrasian dalam program Demang Ngantor Deso yang digelar di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Rabu (10/6/2026).

HALO DEMAK – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang terus mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Melalui inovasi Si Semar Paling Paten, Imigrasi Semarang hadir langsung memberikan layanan paspor dan konsultasi keimigrasian dalam program Demang Ngantor Deso yang digelar di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran layanan jemput bola tersebut menjadi bagian dari komitmen Imigrasi Semarang untuk memperluas akses pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

Sejak pagi, petugas Imigrasi Semarang telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penataan lokasi pelayanan, pemasangan perangkat pendukung, hingga konfigurasi jaringan guna memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lancar.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mengurus dokumen perjalanan maupun berkonsultasi terkait layanan keimigrasian.

Dalam pelaksanaannya, layanan Si Semar Paling Paten berhasil melayani empat permohonan paspor, yang terdiri atas dua permohonan paspor baru dan dua permohonan penggantian paspor.

Tak hanya itu, petugas juga memberikan edukasi dan konsultasi keimigrasian kepada warga yang hadir. Melalui layanan tersebut, masyarakat memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai prosedur dan layanan keimigrasian yang tersedia.

Program ini merupakan salah satu implementasi dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang menegaskan, inovasi Si Semar Paling Paten menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan layanan negara lebih dekat dengan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses menuju kantor pelayanan.

Dengan konsep pelayanan langsung di desa, masyarakat dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga dalam mengurus kebutuhan keimigrasian mereka.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ke depan, Imigrasi Semarang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan melalui berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan keimigrasian.

Melalui Si Semar Paling Paten, Imigrasi Semarang tidak hanya menghadirkan pelayanan administrasi, tetapi juga memperkuat semangat reformasi birokrasi dengan menghadirkan layanan yang pasti, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, yakni menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah dijangkau, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa.(HS)

Warga Ngawensari Kendal Kritik Keras Kades dan Perangkat Desa Melalui Spanduk

Pemprov Jateng Beri Bisyaroh untuk 76 Hafizah Al-Qur’an, Santriwati dari Luar Daerah Ikut Terima Apresiasi