in

Usai Disidak, Pengelola Pengerukan Sepetek Bersihkan dan Semprot Jalan Raya Kaliwungu-Boja

Pembersihan dan penyemprotan jalan yang terkena lumpur di sekitar Kuari, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo Kendal, Jumat (22/5/2026)

HALO KENDAL – Kesibukan nampak di sekitar lokasi galian Kuari, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal, Jumat (22/5/2026), saat para pekerja area pengerukan Sepetek membersihkan tanah lumpur di sepanjang jalan raya Kaliwungu – Boja tersebut.

Nampak pekerja bahu membahu membersihkan dan menyemprot jalan sekitar satu kilometer yang terkena lumpur tanah itu dengan air.

Pengelola lahan Kuari sekaligus pemilik usaha Resto Duren Jati, Bambang Sukendro mengatakan, pembersihan jalan dari lumpur merupakan permintaan dari pemerintah daerah, agar tidak mengganggu pengguna jalan.

“Hari ini, Jumat 22 Mei 2026, kami melaksanakan pembersihan jalan di sekitar Kuari sepanjang sekitar satu kilometer dari lumpur. Ini sesuai dari instruksi stakeholder terkait yang kemarin datang ke area Kuari Sepetek,” ujarnya.

Bambang berharap, yang dilakukan pihaknya bisa mengurangi risiko kecelakaan yang diakibatkan jalan licin akibat lumpur yang tercecer.

Dirinya menjelaskan, lahan yang dikeruk di Kuari tersebut dipersiapkan untuk relokasi Resto Duren Jati akibat dibuatnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono yang berada tepat di depan restonya.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, apabila selama aktivitas relokasi Resto Duren Jati di Darupono ke Sepetek Desa Kertosari ini mengganggu, terutama debu dan jalan yang licin. Kami akan terus mengerahkan SDM untuk pembersihan jalan yang terkena tanah lumpur,” ungkap Bambang.

Ia menegaskan, selama ini pihak pengelola juga sudah berusaha melakukan pembersihan, namun dengan adanya himbauan dari Pemerintah Kabupaten Kendal, proses pembersihan jalan akan semakin ditingkatkan.

“Kami menargetkan, Insya Allah di tahun 2026 ini Resto Duren Jati yang baru di Kertosari Singorojo bisa mulai beroperasi, dan semoga pengunjungnya ramai,” tandas Bambang.

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi Kuari Kertosari, Kamis (21/5/2026).

Dalam sidak tersebut, dirinya meminta kepada pihak pengelola untuk dibuatkan saluran drainase pembuangan air, supaya tidak meluber ke jalan, yang mengakibatkan licin di sekitar lokasi.

“Jadi sidak hari ini, selain menertibkan armada pengangkutan tanah, juga sebagai teguran langsung kepada pihak pengelola galian di Sepetek ini untuk membuat drainase saluran air,” ujar Sisca kepada awak media.

Selain itu, dirinya juga mendorong untuk tanah bagian atas yang dikeruk tidak diperjual-belikan, tapi dimanfaatkan untuk penanaman kembali. Mengingat lapisan tanah bagian atas teksturnya gembur dan subur.

“Tujuannya wisata dan resto ya. Jadi harapannya dari reklamasi ini, tanah bisa dimanfaatkan lagi dan untuk penanaman. Kalau yang bisa dijual, ya dijual. Tapi untuk tanah yang di atas, yang gembur itu saya dorong untuk tidak dijual,” tandas Sisca. (HS-06)

Momentum Usia 65 Tahun, bank bjb Perkuat Budaya Inovasi dan Pelayanan untuk Terus Menjadi Inspirasi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Kasus LSD dan PMK di Temanggung Terkendali, Peternak Tetap Diminta Waspada