in

1.214 Jemaah Calon Haji Asal Kendal Dilepas Keberangkatannya

Pelepasan Jemaah Calon Haji asal Kendal, di Alun-Alun Kendal, Minggu (26/4/2026).

HALO KENDAL – Sebanyak 1.214 Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Kendal mulai dilepas keberangkatannya, Minggu (26/4/2026). Jemaah tersebut dibagi dalam empat kloter, yaitu 18, 19, 20 dan 21.

Analis Kebijakan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Nailli Fatima mengatakan, sebenarnya total jemaah haji dari Kendal tercatat berjumlah 1.218 orang.

“Namun karena yang empat orang sakit, sehingga yang berangkat jadi 1.214 orang,” ujarnya, seraya menyebut ada dua jemaah yang berangkat bersama kloter dari Kabupaten Batang.

Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam sambutan saat melepas keberangkatan Kloter 18, mengucapkan selamat kepada para calon haji Kendal yang telah mendapat kesempatan memenuhi panggilan ibadah tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya turut berbahagia dan mengucapkan selamat telah mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah Subhanahu Wata’alla. Marilah kita syukuri nikmat kesempatan ibadah ini, dengan memperbanyak bekal takwa, karena sebaikbaik bekal kita adalah takwa,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, haji adalah ibadah yang penuh simbol totalitas penghambaan kepada Allah. Memurutnya, ibadah haji meninggalkan keluarga dan tanah air, pekerjaan dan bisnis, urusan dunia lain hanya untuk Allah.

“Semua akan berstatus sama, semuanya hamba Allah di sana,” tandasnya.

Bupati berharap, seluruh jemaah calon haji senantiasa diberikan hidayah, kesehatan dan kemudahan dalam ibadah, serta diberikan keselamatan dari berangkat sampai kembali ke tanah air, dan InsyaAllah menjadi haji yang Mabrur.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, Jemaah Calon Haji Kabupaten Kendal, secara resmi saya lepas keberangkatannya. Selamat jalan. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala, senantiasa memberikan perlindungan dan menerima ibadah kita semua. Aamiin,” ujarnya.

Sebagai informasi, untuk jemaah termuda adalah M Dwi Gilang Saputra umur 16 tahun asal Plantungan, dan yang tertua yaitu Giman Kasto usia 94 tahun asal Pegandon.(HS)

Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan Organisasi Keagamaan Melalui Berbagai Bidang

Larangan Karangan Bunga di Wisuda Undip Picu Protes, Pengusaha dan Warga Kampung Pelangi Terdampak