in

Sugiono Pimpin PB IPSI 2026–2030, DPC Gerindra Kendal Optimistis Pencak Silat Kian Mendunia

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI), Sugiono.

HALO SEMARANG – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kendal, Mifta Reza NP, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Sugiono sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030.

“Selamat atas terpilihnya Bapak Sugiono. Kami optimistis, di tangan beliau pencak silat Indonesia akan semakin maju dan berkembang,” ujar Mifta Reza, yang akrab disapa Masta, sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jateng, Senin (13/4/2026).

Sugiono sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (11/4/2026). Ia menggantikan Prabowo Subianto yang telah memimpin organisasi tersebut selama puluhan tahun.

Usai terpilih, Sugiono menyampaikan bahwa amanah yang diembannya bukanlah tugas ringan. Ia menilai, jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian serta visi besar organisasi.

“Kami merasa terhormat, tetapi juga menyadari ada harapan besar di pundak kami untuk melanjutkan prestasi yang telah ditorehkan sebelumnya,” ungkap Sugiono.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Prabowo Subianto atas dedikasi panjangnya dalam membina pencak silat nasional. Selama lebih dari tiga dekade, Prabowo dinilai berhasil membawa pencak silat tidak hanya sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai identitas budaya bangsa.

“Ada rasa haru karena beliau telah mengabdikan diri sejak 1988 hingga 2026. Itu pengabdian yang luar biasa,” katanya.

Sugiono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan tersebut, termasuk memperkuat posisi pencak silat di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu fokusnya adalah mendorong pencak silat masuk dalam sistem pendidikan nasional serta memperjuangkannya agar dapat dipertandingkan di Olimpiade.

“Pencak silat harus menjadi bagian dari pembangunan manusia Indonesia. Kita juga ingin melihat pencak silat tampil di Olimpiade,” tegasnya.

Sementara itu, Prabowo Subianto dalam Munas XVI PB IPSI menyatakan keputusan untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua umum. Ia mengaku harus fokus menjalankan tugas sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai ketua umum PB IPSI. Tugas kebangsaan saat ini menyita waktu saya,” ujarnya.

Menurut Prabowo, jabatan ketua umum membutuhkan perhatian penuh agar organisasi dapat berjalan efektif. Karena itu, ia menilai perlu adanya kepemimpinan baru yang lebih fokus mengembangkan pencak silat ke depan.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Sugiono, berbagai pihak berharap pencak silat Indonesia dapat terus berkembang, baik sebagai olahraga prestasi maupun sebagai warisan budaya yang semakin dikenal di kancah dunia.(HS)

Healing, Layanan Kesehatan Hewan Gratis Pemprov Jateng Sasar Peternak Desa

Pameran “Tatah” Angkat Sejarah Panjang Ukir Jepara