in

Hangatnya Kebersamaan, Karyawan PT ETI Pererat Silaturahmi Lewat Halal Bihalal

Karyawan Cutting V1 dan V2 PT ETI, menggelar Halal Bihalal di Resto Jabal Roso Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Sabtu (28/3/2026).

HALO SEMARANG – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Resto Jabal Roso, Sabtu (28/3/2026). Tawa, canda, dan saling sapa mengalir di antara karyawan PT Eclat Textile Internasional yang berkumpul dalam acara halal bihalal pasca Idulfitri 1447 Hijriah.

Mengusung tema “Mempererat Persaudaraan, Menyebarkan Kasih dalam Kebersamaan”, kegiatan ini diikuti karyawan bagian cutting V1 dan V2. Tak sekadar seremoni, halal bihalal menjadi ruang untuk melepas penat sekaligus memperkuat ikatan antarpegawai setelah kembali dari libur Lebaran.

Chief Gedung V1 dan V2, Warjono, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Ia juga mengajak seluruh karyawan menjadikan momen ini sebagai titik awal memperkuat semangat kebersamaan.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat semangat kerja,” ujarnya.

Sebagai simbol rasa syukur, acara ditandai dengan pemotongan tumpeng yang disambut antusias peserta.

Memasuki sesi ramah tamah, suasana kian cair. Karyawan saling berbagi cerita, tertawa bersama, dan membangun kedekatan yang mungkin jarang tercipta di tengah rutinitas kerja.

Koordinator kegiatan, Fifi, menjelaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan.

“Ini tentang menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan meningkatkan rasa kekeluargaan, sehingga semangat kerja bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.

Kemeriahan semakin terasa saat sesi pembagian doorprize digelar. Puluhan hadiah yang disiapkan panitia sukses memancing antusiasme dan sorak sorai para peserta.

Bagi sebagian karyawan, momen ini menjadi penyegar di tengah rutinitas produksi yang padat.

Di balik suasana santai, tersimpan harapan besar. Salah satu karyawan, Galang, berharap kegiatan seperti ini mampu memperkuat solidaritas tim.

“Semoga semakin kompak dan sinergi dengan manajemen juga makin baik,” ujarnya.

Senada, Alda menilai halal bihalal bukan hanya soal tradisi, tetapi juga menjadi cara menjaga keharmonisan sekaligus meningkatkan kualitas kerja.

“Kita harus semakin solid. Target kerja juga harus tercapai lebih baik,” katanya.

Halal bihalal di lingkungan kerja bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menjadi jembatan yang menghubungkan relasi profesional dengan nilai kekeluargaan.

Di tengah tuntutan industri yang dinamis, kebersamaan seperti inilah yang kerap menjadi energi tak terlihat—yang menjaga semangat, memperkuat tim, dan pada akhirnya mendorong kinerja perusahaan.

Di Jabal Roso sore itu, kebersamaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga ditanamkan kembali sebagai fondasi untuk melangkah ke depan.(HS)

Pastikan Kesiapan Personel dan Infrastruktur Satuan, Danrem Makutarama Kunjungi Markas Batalyon TP 935/Satria Bahurekso di Kendal

Semarang Serius Kelola Sampah, Proyek PSEL Resmi Digas: Dari Tumpukan Jadi Energi